Minggu, 05 Juli 2020 10:57

Pemprov Jatim Kirimkan Sembako untuk Suplai Bahan Pangan Dapur Umum di PSBB Malang Raya

Jumat, 15 Mei 2020 19:24 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Pemprov Jatim Kirimkan Sembako untuk Suplai Bahan Pangan Dapur Umum di PSBB Malang Raya
Bantuan bahan pangan untuk dapur umum PSBB Malang Raya ini diberangkatkan langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Kalaksa BPBD Jatim Subhan Wahyudiono, Jumat (15/5) siang.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengirimkan bantuan bahan pangan untuk dapur umum dalam rangka persiapan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya. Masing-masing untuk Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu dibantu Pemprov Jatim sebanyak 11 ton beras, 1,4 ton telur ayam, dan juga 900 dus mie ayam.

Bantuan bahan pangan untuk dapur umum PSBB Malang Raya ini diberangkatkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur Subhan Wahyudiono, Jumat (15/5) siang.

Begitu sampai di kawasan Malang Raya, bantuan yang dibawa menggunakan truk fuso itu akan diterima lansung oleh Kepala Daerah Kabupaten Malang, Kota Malang, dan juga Kota Batu.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah mengatakan bahwa bantuan sembako bahan pangan untuk dapur umum ini adalah menjadi bagian dari bentuk support dari Pemprov Jatim bagi pemda yang menerapkan PSBB yaitu di Malang Raya mulai tanggal 17 Mei hingga 30 Mei 2020 mendatang.

Bahan pangan yang dikirimkan ini nantinya akan digunakan sebagai bahan utama untuk memberikan makanan bagi warga terdampak covid-19 di saat santap sahur dan berbuka puasa. Hal ini sebagaimana format yang sama yang juga diterapkan di daerah PSBB Surabaya Raya.

"Ini bentuk equal treatment dari kami untuk wilayah yang saat ini tengah melaksanakan PSBB. Kita tahu Malang Raya mulai hari Minggu, lusa akan mulai PSBB, itu artinya tim yang sudah dikoordinasikan baik dari Pemkab dan Pemko bekerja sama dengan Tagana dan TNI Polri akan mulai menyiapkan dapur umum bagi warga terdampak, mereka akan membuatkan makanan untuk santap sahur dan berbuka puasa," tegas Khofifah.

Gubernur perempuan pertama Jatim ini menuturkan, dengan adanya makanan siap santap yang disuplai oleh Pemerintah, maka masyarakat yang tengah menjalani pembatasan sosial minimal akan memiliki support setiap sahur dan berbuka.

Terutama bagi mereka yang mengalami dampak secara ekonomi seperti yang pekerjaannya terdampak selama PSBB. Dengan adanya suplai makanan siap santap ini mereka akan terbantu dan teringankan bebannya.

Di sisi lain Kalaksa BPBD Jawa Timur Subhan Wahyudiono mengatakan bahwa tiga truk yang dikirimkan sore ini akan dikirimkan ke masing masing kepala daerah untuk menjadi sumber bahan pangan bagi dapur umum masing-masing kabupaten kota.

Sedangkan untuk dapur umum milik Pemprov Jatim juga akan didirikan di empat titik di kawasan Malang Raya. "Dapur umum provinsi ada empat titik, dua di Kabupaten Malang, tepatnya satu di Pangdiv Singosari, dan satu di Kodim Kepanjen. Lalu di Kota Malang dapur umum didirikan di Rampal, dan di Kota Batu ada di Polresta Kota Batu," kata Subhan. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...