Rabu, 08 Juli 2020 08:23

Tinjau Pencairan BLT di Tiga Desa, Wabup Madiun Minta Warga Jujur

Rabu, 13 Mei 2020 20:39 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
Tinjau Pencairan BLT di Tiga Desa, Wabup Madiun Minta Warga Jujur
Warga sedang antre menerima BLT.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Wakil Bupati (Wabup) Madiun Hari Wuryanto meminta warganya untuk jujur sehingga tidak ada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dobel bantuan.

"Kita sampaikan bahwa dana ini untuk kebutuhan pokok dan kita minta kejujuran dari seluruh KPM. Kita tidak ingin ada yang menerima dobel. Jika menerima dobel harus ikhlas diberikan kepada keluarga yang lainnya," pintanya saat meninjau pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di 3 desa yakni Desa Purworejo, Babadan Lor, dan Kajang, Rabu (13/5).

Wabup yang biasa disapa Mas Hari ini juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol Covid-19 dengan cara menjaga jarak, memakai masker, dan melarang pergi warganya jika tidak ada kepentingan yang mendesak.

Ia menambahkan, pencairan BLT yang bersumber dari DD juga memenuhi instruksi dari presiden untuk menyegerakan meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Hari ini kita memenuhi instruksi dari Presiden untuk menyegerakan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 ini," tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Tenaga Ahli PMD Kabupaten Madiun Achlis Udin menjelaskan, bantuan BLT yang disalurkan di Kabupaten Madiun bisa mengalami perubahan jika diketahui ada yang dobel penerima. 

"Bantuan tahap awal ini kita rencanakan sampai tanggal 19 Mei dan sudah akan cair dan diterima KPM di 198 desa dengan besar bantuan sebanyak Rp 10.837.200. Data itu bisa berubah jika diketahui ada yang menerima dobel anggaran misal dengan PKH atau bansos lain dari Kemensos," jelas Achlis.

Sementara itu, pencairan BLT DD Madiun yang baru dilaksanakan bukan berarti secara progres terlambat tapi merupakan bentuk kehati-hatian serta sesuai peraturan yang berlaku.

"Pencairan BLT kita tidak terlambat tetapi kita sesuai prosedur dan tahapan yang harus melakukan Musdes khusus perubahan RKP dan APB desa. Hal itu harus dilakukan. Untuk KPM juga dilakukan lagi verifikasi faktual oleh relawan sehingga kita sesuai perundangan yang berlaku. Jadi kita tidak terlambat," tandasnya. (hen/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...