Jelang Nuzulul Qur'an, Khofifah Minta Guru dan Tendik Dorong Minat Baca Siswa

Jelang Nuzulul Qur Peringatan Nuzulul Quran digelar Pemprov Jatim diikuti 16 kota/kabupaten. Menghadirkan Imam Besar Masjid Istiqlal, Dr. KH. Nasaruddin Umar MA.

Khofifah menyebut, era tahun 1960 an sebagian besar masyarakat kita termasuk kategori listening society atau masyarakat yang lebih suka mendengarkan. Akan tetapi, ketika mereka sudah masuk pada masyarakat yang terdidik, pada tataran pendidikan level menengah hingga tinggi maka mereka bisa disebut masyarakat kategori schooling society.

Sedangkan, ketika mereka berada di tataran schooling society akan terjadi pergerakan hingga tataran writing society. Kemudian, ketika masyarakat sudah mencapai pada titik writing society juga tumbuh diberbagai lini maka pada saat yang sama pasti akan diikuti oleh reading society.

Menurutnya, banyak sekolah sekolah telah berstandar internasional dan lulusan dari luar negeri dan sudah kembali serta mendedikasikan ilmunya di dalam negeri. Akan tetapi bila ternyata pergerakan minat baca belum berseiring dengan tingginya capaian derajat pendidikan di Indonesia.

"Saya mohon lewat Webinar ini bisa dicari rekomendasi strategis untuk perumusan kebijakan yang efektif bagi masyarakat kategori listening society, writing society hingga reading society," pungkasnya.

Pemprov Jatim Gelar Nuzulul Quran Online

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menggelar Nuzulul Quran Online dengan melakukan Khotmil Quran Kubro 2020 kali pada Sabtu (9/5). Khotmil Qur'an Kubro tersebut akan digelar online pada pukul 20.30 WIB hingga 22.00 WIB di Gedung Negara Grahadi dengan penceramah utama yaitu Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA.

Kegiatan Nuzulul Quran Online itu akan disiarkan langsung melalui siaran televisi, dan juga streaming melalui media sosial resmi Pemprov Jatim.

Khotmil Quran Kubro 2020 kali secara online itu juga akan diikuti oleh Forkopimda Jawa Timur, 4.000 hafidz hafidzah, dan 17 bupati wali kota ikut membaca bergantian pada juz ke - 30 , yaitu Sumenep, Tuban, Banyuwangi, Jombang, Bangkalan, Bondowoso, Bojonegoro, Pasuruan, Kota Malang, Sidoarjo, Trenggalek, Madiun, Kota Kediri, Lumajang, Pamekasan, Malang, Probolinggo. (*)

(Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO