Selasa, 22 September 2020 18:24

Dua OPD Konsultasi ke Kejari Pasuruan Soal Pengajuan Adendum Harga Masker

Rabu, 06 Mei 2020 16:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
Dua OPD Konsultasi ke Kejari Pasuruan Soal Pengajuan Adendum Harga Masker
Ilustrasi. foto: lampost.co

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Keluhan para pelaku UMKM di Kabupaten Pasuruan soal sulitnya mendapatkan bahan baku dalam program pengadaan 2,5 juta masker menjadi salah satu faktor penghambat pengadaan kain penutup mulut tersebut.

Pasalnya, bahan baku tidak dijual di Pasuruan, melainkan di Kota Surabaya. Imbasnya, para pelaku UMKM akan mengalami kerugian karena kontrak harga masker di dua OPD, yakni Disnaker dan Dinas Koperasi dan usaha Mikro, dinilai terlalu rendah.

Kepala Kejari Kabupaten Pasuruan Ramdanu Dwiyantoro melalui Kasie Intelijen Irvan membenarkan, bahwa Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta Disperindag sudah berkonsultasi ke pihak kejaksaan. Pada intinya, mereka ingin mengajukan adendum untuk menyesuaikan harga awal pembuatan masker, yakni Rp 3.500, untuk dinaikkan.

“Saat konsultasi, mereka menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi oleh para UMKM yang mengerjakan masker, karena harga bahan baku masker naik. Produksi masker harga satuan mencapai Rp 4.500 per masker. Naiknya harga satuan kendala transportasi imbas penerapan PSBB di Surabaya,” jelas Irvan kepada BANGSAONLINE.com soal pengajuan adendum harga satuan pengadaan masker

Menurutnya, penyesuaian harga satuan yang akan dilakukan oleh OPD pengelola anggaran pengadaan masker tersebut sah-sah saja untuk dilakukan. Selama ada dasar hukumnya. Skema pengajuan adendum yakni dengan mengurangi jumlah unit pengadaan masker.

"Langkah ini dilakukan agar para UMKM yang menjadi mitra Pemkab dalam pengadaan masker tidak mengalami kerugian imbas kenaikan bahan baku dan biaya transportasi," jelasnya.

"Tujuan dari pengadaan masker yang dananya dari BTT ini adalah untuk pemberdayaan masyarakat yang terdampak Covid-19 bisa tercapai," pungkasnya. (bib/par/ian)       

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...