Selasa, 22 September 2020 17:30

Ketua DPRD Apresiasi Kinerja Alat Rapid Test Afias 6 yang Didatangkan GTPPC Lamongan dari Korsel

Senin, 04 Mei 2020 20:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Ketua DPRD Apresiasi Kinerja Alat Rapid Test Afias 6 yang Didatangkan GTPPC Lamongan dari Korsel
H. Abdul Ghofur, Ketua DPRD Lamongan.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Ketua DPRD Lamongan H. Abdul Ghofur mengapresiasi upaya tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Lamongan yang mendatangkan alat pendeteksi Afias 6 dari Korea Selatan (Korsel). Sebab, alat tersebut memiliki akurasi tinggi.

Kepada HARIAN BANGSA Ghofur, mengakui alat tersebut memang bagus dan cepat mengetahui hasil tes. Karena itu, DPRD tidak segan-segan mendukung penambahan alat tersebut jika dibutuhkan.

"Alhamdulillah kalau alat itu memang bagus dan cepat mengetahui hasilnya. Kalau dari Dinas Kesehatan memang perlu ditambah, ya baik. Dan akan saya dukung sepenuhnya," ungkap Ketua DPC PKB Lamongan ini, Senin (4/5).

Pria yang dikenal murah senyum tersebut berharap seluruh masyarakat Lamongan bisa melakukan rapid test secara bergiliran. Supaya semua terjamin aman.

“Kami akan mendukung, karena itu untuk kebaikan bersama dan untuk rakyat. Semoga masyarakat terhindar dari Covid-19. Dan semua cepat kembali normal seperti sebelumnya,” harapnya.

Sekretaris GTPPC Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa pihaknya sangat menyadari konsekuensi yang timbul, apabila banyak ditemukan pasien positif. Oleh karena itu, selain menyiapkan fasilitas isolasi di RSUD dr Soegiri, saat ini GTPPC Lamongan juga sudah mengembangkan fasilitas di Puskesmas Karangkembang, Deket, dan Rusunawa.

"Dan yang terbaru, Kabupaten Lamongan mendapatkan bantuan dari Kementerian PU PR berupa pembangunan fasilitas isolasi dan obervasi terhadap penyakit infeksi emerging atau virus corona, yang mulai dibangun di Jalan Kusuma Bangsa," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lamongan ini.

Dijelaskanya, strategi lain yang sudah disiapkan Tim GTPPC Lamongan, yakni dengan memperketat penerapan protokol kesehatan untuk wilayah desa atau kelurahan yang memiliki kasus terkonfirmasi positif lebih dari 3, dan ada kecenderungan kasus bertambah, serta ada kasus import dan transmisi lokal.

"Ada 3 desa dan 1 kelurahan yang akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat tersebut. Di antaranya Desa Surabayan Kecamatan Sukodadi, Desa Sukoanyar Kecamatan Turi, Desa Mayong Kecamatan Karangbinangun, dan Keluruhan Blimbing Kecamatan Paciran," pungkasnya. (qom/rev) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...