Sempat Dirawat di Balai Diklat, Pilih Isolasi Mandiri, Pasien asal Arosbaya Kini Positif Covid-19

Sempat Dirawat di Balai Diklat, Pilih Isolasi Mandiri, Pasien asal Arosbaya Kini Positif Covid-19 Ilustrasi

Dikatakan Agus, kronologi perjalanan pasien datang dari Bangil Pasuruan pada 7 April 2020. Kemudian, petugas surveilans desa setempat mendapatkan laporan suami Ny. JN adalah salah satu peserta pelatihan PPIH yang terkonfirmasi positif pada 18 April 2020. Esoknya, Ny. JN diminta untuk melakukan swab/PCR test guna mengetahui kemungkinan terpapar dari suaminya.

"Kemudian, sambil menunggu hasil swab/PCR, Ny. JN diperbolehkan pulang dengan menandatangani surat pernyataan isolasi mandiri," kata Agus.

Selama isolasi mandiri, petugas surveilans melakukan tracing kepada 6 orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan Ny. JN dengan hasil rapid test semuanya negatif.

"Malam ini pukul 19.30 WIB Ny. JN dirujuk ke RSUD . Sedangkan untuk 3 orang anaknya akan dilakukan tes swab/PCR pada hari Sabtu, 2 Mei 2020," tambahnya.

Selain 1 pasien Arosbaya, Agus juga menyampaikan ada penambahan 1 kasus asal Kamal. Namun pihaknya belum mengetahui identitas dan alamat pasien dikarenakan baru mendapatkan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

"Jadi total pasien saat ini di ada 11 orang," pungkas dia. (ida/uzi/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Detik-Detik Warga Desa Lokki Maluku Nekat Rebut Peti Jenazah Covid-19':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO