Sabtu, 08 Agustus 2020 16:18

Jual Beli Burung Langka secara Ilegal, Pemuda Asal Madiun Diamankan Polres Ponorogo

Rabu, 29 April 2020 15:17 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Novian Catur
Jual Beli Burung Langka secara Ilegal, Pemuda Asal Madiun Diamankan Polres Ponorogo
Kapolres Ponorogo, AKBP Arief Fitrianto saat menggelar jumpa pers terkait jual beli hewan yang dilindungi.

PONOROGO,BANGSAONLINE.com - Pemuda berinisial AA asal Madiun, berhasil diamankan Polres Ponorogo lantaran kedapatan memperjualbelikan binatang atau satwa langka secara ilegal, Rabu (29/04/2020). AA diringkus karena memelihara, serta menyimpan satwa yang dilindungi tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

Kapolres Ponorogo, AKBP Arief Fitrianto mengatakan penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya seseorang yang dengan sengaja memperjualbelikan berbagai jenis burung yang dilindungi. Mendapat informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan.

"Karena pelaku akan melakukan transaksi satwa yang dilindungi. Awalnya, melalui medsos dan selanjutnya ketemuan di seputaran Jalan Raya Ponorogo-Madiun," terangnya.

Petugas pun berhasil mengamankan pelaku saat menjual satu ekor burung jenis kakak tua jambul kuning di depan SPBU di Desa Pondok, Kecamatan Babadan, Ponorogo.

Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan berhasil mendapati tiga ekor satwa langka yang dilindungi. Di antaranya, 1 ekor burung kakak tua jambul kuning, 1 ekor burung nuri kepala merah, dan 1 ekor burung nuri kepala hitam.

Dari pengakuan pelaku, burung yang diperjualbelikan tersebut dipatok dengan harga bervariasi, tergantung jenis burung. Kurang lebih, 2 juta hingga 3 juta rupiah.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 40 ayat (2) Jo, pasal 21 ayat (2) huruf a UU RI No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/ 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku diancam dengan hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak sebesar Rp 100.000.000.00. (nov/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...