Sabtu, 15 Agustus 2020 14:19

Awal Ramadhan, Kasus Corona di Lumajang Meningkat, Total 13 Orang Positif Covid-19

Minggu, 26 April 2020 18:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Imron Ghozali
Awal Ramadhan, Kasus Corona di Lumajang Meningkat, Total 13 Orang Positif Covid-19
Bupati beserta Wakil Bupati Lumajang saat menyampaikan lonjakan pasien positif Covid-19, Minggu (26/4).

LUMAJANG, BANGSAONLINE.com - Dua hari berturut-turut di awal Ramadhan ini, kasus pasien terkonfirmasi Positif Corona Virus atau Covid-19 di Kabupaten Lumajang mengalami peningkatan. Kini, total pasien positif Corona di Lumajang mencapai 13 orang.

Kemarin Jum'at (24/04), ada dua pasien tambahan dinyatakan terinfeksi Covid-19. Pertama inisial RR (22) perempuan warga Kecamatan Padang. Sebelumnya RR bersatus PDP dengan diagnosa observasi febris atau demam disertai panas. Selanjutnya dirawat inap di RSUD dr. Haryoto atas rujukan dari Puskesmas Padang.

"Gejala utama panasnya selama 8 hari. Diagnosa lainnya nyeri perut, mual, dan demam. pada tanggal 18 April 2020, kondisi RR membaik secara klinis dan bisa pulang dari Rumah Sakit," ujar Bupati Lumajang kepada sejumlah awak media di pendopo setempat.

Menurut Bupati, RR merupakan mahasiswa asal Kecamatan Padang yang kuliah di Malang. Bupati menduga RR tertular Covid-19 saat dalam perjalanan menggunakan jasa kendaraan travel.

"Sering menggunakan kendaraan angkutan travel Lumajang-Malang untuk menempuh kuliah. Kini yang bersangkutan melakukan isolasi mandiri," kata Bupati.

Pasien kedua adalah SR (16), laki-laki dari Kecamatan Sukodono. Status sebelumnya juga PDP sebelum terkonfirmasi positif Covid-19. Ia dirawat inap di RSUD dr Haryoto pada tanggal 12 April 2020 dengan diagnosa demam berdarah.

"Pada tanggal 17 April 2020 kondisinya membaik secara klinis sehingga diperkenankan pulang dari Rumah Sakit. Diagnosa awal demam berdarah, kemudian pada tanggal 12 April dilakukan rapid test dan hasilnya adalah negatif. Selanjutnya pada tanggal 14 April dilakukan swab dan hari ini tadi tanggal 24 April hasilnya keluar dan SR dinyatakan positif Covid-19," ungkapnya.

Bupati menjelaskan, keduanya dinyatakan positif karena salah satu faktor risikonya adalah klaster transmisi lokal atau melakukan kegiatan ke luar kota.

Sementara itu, kemarin Sabtu (26/04), juga ada penambahan satu pasien terinfeksi positif Covid-19. Dia merupakan anak dari MI yang sebelumnya dinyatakan positif Corona.

Bupati Thoriq mengatakan, tambahan 1 orang positif itu berinisial IZ (24) warga Kecamatan Sukodono, yang merupakan salah satu keluarga putri pasien inisial MI yang sebelumnya dinyatakan positif.

"IZ merupakan keluarga dari salah satu pasien yang dinyatakan positif beberapa waktu yang lalu," terang Cak Thoriq, sapaan bupati.

Menurut Cak Thoriq, status MI sampai saat ini masih positif. MI telah telah melakukan swab test ulang, namun hasilnya masih positif. Sementara, untuk keluarga MI lainnya juga telah dilakukan pemeriksaan melalui swab test.

"Hasilnya dari enam anggota keluarga MI, dua yang dinyatakan positif, yaitu MI dan IZ," imbuh Bupati Lumajang.

Untuk tindakan selanjutnya, MI dan IZ menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Hal itu dengan pertimbangan tempat tinggalnya yang jauh dari pemukiman. (ron/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 15 Agustus 2020 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...