Sabtu, 11 Juli 2020 11:05

Meski Ada Virus Corona, Warga Korban Lumpur Lapindo Tetap Ziarah Kubur di atas Tanggul

Kamis, 23 April 2020 21:02 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Meski Ada Virus Corona, Warga Korban Lumpur Lapindo Tetap Ziarah Kubur di atas Tanggul
Warga korban lumpur asal Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo melakukan tabur bunga dari atas tanggul penahan lumpur titik 71, tepatnya di Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin, Kamis (23/4).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Menjelang bulan suci Ramadhan, warga korban lumpur asal Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo melakukan ziarah kubur ke makam leluhurnya. Kegiatan mereka dilakukan di atas tanggul penahan lumpur titik 71, tepatnya di Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin, Kamis (23/4).

Ziarah dan doa bersama itu dilakukan oleh puluhan keluarga Ponpes Attdzid yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Patah warga Desa Kedungbendo Kecamatan Tanggulangin. Doa dimulai sekitar pukul 16.30 WIB, Kamis (23/4).

"Ziarah kubur ini rutin dilakukan untuk mendoakan leluhur kami," kata Patah kepada wartawan di atas tanggul penahan lumpur Sidoarjo, Kamis (23/4/2020).

Menurutnya, kegiatan ini memang rutin dilakukan menjelang bulan suci Ramadhan. Karena makam leluhur dan warga korban lumpur lainnya terendam lumpur. Para warga ini tidak hanya doa bersama, tapi juga melakukan tabur bunga di atas tangggul penahan lumpur.

"Meskipun di tengah mewabahnya virus Corona, kami tetap melakukan ziarah kubur bersama santri-santri yang tidak bisa pulang kampung," tambah Patah.

Patah mengaku tidak bisa melupakan jasa-jasa para leluhurnya yang telah tiada. Bahkan dirinya mengaku berdosa tidak bisa memindahkan makam leluhurnya yang terendam lumpur.

"Dengan kegiatan ini kami juga berharap pemerintah pusat atau Pak Jakowi untuk memperhatihan warga korban lumpur yang belum terbayar," jelas Patah.

Sementara itu di tempat yang sama, Titis Pujiastuti (31) warga Perumtas I yang sudah tenggelam lumpur mengaku, kedatangannya bersama keluarganya ini untuk melakukan tabur bunga dan ziarah kubur.

"Kedua orang tua kami sudah meninggal sebelum ada lumpur. Karena makam leluhur sudah tenggelam, maka kami bersama kerabat ziarah kubur di atas tanggul," pungkas Titis. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...