Anggota DPRD Jatim Achmad Amir Aslichin. foto: ist
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Jatim Achmad Amir Aslichin meminta agar anggaran untuk penanganan wabah Covid-19 bisa untuk membangkitkan ekonomi lokal masyarakat desa.
Karena itu diharapkan anggaran dari pemprov, pemkab, dan pemkot untuk kegiatan pengadaan barang dan jasa yang bisa ditangani oleh desa, sebaiknya diberikan ke desa atau kelurahan.
Anggota Komisi B yang membidangi perekonomian ini menilai pemberian bantuan dampak Covid-19 harus tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Pengelolaan yang dilakukan desa atau kelurahan juga akan membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar.
“Yang tahu persis jumlah dan siapa warga terdampak adalah pemdes dan pemkel. Sehingga pembagiannya akan efektif tepat sasaran dan merata,” cetus politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, di Sidoarjo, Selasa (21/4).
Pria yang akrab disapa Mas Iin ini mencontohkan, penyediaan barang maupun jasa yang bisa dilakukan oleh warga desa di antaranya masker. Warga desa yang berprofesi sebagai penjahit maupun warga yang bisa menjahit bisa diberdayakan fokus membuat masker.
“Kan malah lebih efektif dan menghasilkan untuk warga sendiri,” urai anggota DPRD Jatim asal Dapil Jatim II (Sidoarjo) ini.
Selain itu, lanjut Mas Iin, pembuatan hand sanitizer, face shield, dan tempat cuci tangan juga bisa diproduksi oleh warga sendiri. Termasuk penyediaan dan pemberian sembako bisa dibeli dari toko kelontong warga setempat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




