Rabu, 16 Juni 2021 06:40

Usai Tuai Kritikan, Pemkot Blitar Ubah Teknis Pembagian Bantuan Sembako

Senin, 20 April 2020 20:58 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Usai Tuai Kritikan, Pemkot Blitar Ubah Teknis Pembagian Bantuan Sembako
Plt Wali Kota Blitar, Santoso.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pembagian bantuan sembako bagi warga terdampak pandemi Corona (Covid-19) oleh Pemerintah Kota Blitar beberapa waktu lalu menuai kritikan. Plt Wali Kota Blitar, Santoso dinilai tidak mengindahkan aturan dan protokol kesehatan terkait wabah Covid-19 saat mengumpulkan massa untuk pembagian bantuan sembako. Kritik pedas itu dilayangkan sejumlah anggota DPRD Kota Blitar.

Menanggapi hal itu, Plt Wali Kota Blitar memberi pembelaan. Dia menyebut, jumlah sasaran pembagian bantuan sembako cukup banyak, sehingga saat itu teknisnya adalah dengan mengumpulkan warga di suatu tempat untuk dibagikan bantuan sembako. Meski mengumpulkan massa, Santoso menegaskan pemkot tetap menerapkan physical distancing dan menyediakan tempat cuci tangan bagi warga yang datang. Prosesnya pun diawasi petugas TNI dan Polri.

Dia juga menyebut kehadirannya dalam penyaluran bantuan sembako itu juga bukan karena kepentingan politik. Namun, ingin memastikan bantuan benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Jumlahnya banyak sekitar 14.000 kalau door to door kasian petugasnya. Ini juga demi kepentingan masyarakat, mereka butuh bantuan secepatnya, bukan karena kepentingan politik," ujar Santoso.

BACA JUGA : 

Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 di Kota Blitar Mulai Sasar ​Masyarakat Umum

Seandainya Gempa dan Tsunami Terjadi di Blitar, Ini Saran dari BMKG

Wali Kota Blitar Sebut PPKM Mikro Efektif Tekan Kasus Covid-19 di Daerahnya

Rekrutmen CPNS dan P3K Blitar Ditunda, Pemkab-Pemkot Tunggu Instruksi Pusat

Setelah mendapatkan banyak kritikan, pihaknya juga langsung mengubah teknis penyaluran bantuan. Teknisnya secara simbolis, pemkot menyerahkan kepada perwakilan warga. Kemudian bantuan sembako akan didrop ke masing-masing kelurahan untuk disalurkan ke alamat warga yang menerima by name by address.

"Kami ubah teknisnya. Saya membagi secara simbolis kepada warga, lalu nanti akan didrop ke kelurahan kemudian langsung dibagikan by name by address. Teknis ini bisa memotong rantai pengumpulan orang banyak," pungkasnya. (ina/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipan...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...