Rabu, 15 Juli 2020 05:56

Tiga Warganya Positif Covid-19 dari Bimtek, Bupati Probolinggo: Ini Kecerobohan Kemenag Jatim

Jumat, 10 April 2020 22:05 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Andi Sirajudin
Tiga Warganya Positif Covid-19 dari Bimtek, Bupati Probolinggo: Ini Kecerobohan Kemenag Jatim
Bupati Tantri saat merilis 3 warga Kabupaten Probolinggo positif Corona via teleconference.

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Bupati Probolinggo, Hj. Tantriana Sari, S.E. mengumumkan tiga warganya terkonfirmasi positif virus Corona. Ketiganya merupakan peserta Bimtek Haji di Sukolilo yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

"Hasil dari swab yang dirilis Pemerintah Pusat, ada 3 orang warga kami yang dikonfirmasi mengidap Covid-19 atau virus corona. Namun, ketiganya saat ini masih dalam keadaan fit alias sehat," ujar Bupati Tantri saat menggelar rilis pers di pendopo, Jum'at (10/4).

Tantri menjelaskan, jika waktu lalu pemkab telah mengirim 10 petugas pembimbing haji untuk mengikuti bimtek tersebut. Dari 10 orang itu, saat ini masih ada 3 orang yang terpapar virus Corona dan 7 orang masih dinyatakan sehat.

"Rapid test pada 10 orang itu dilakukan pada tanggal 27 Maret lalu dan Senin, tanggal 6 April kemarin dilakukan ulang. Hasilnya, Pemerintah Pusat mengonfirmasi jika ketiganya terpapar virus tanpa keluhan dan gejala apapun," terang bupati.

Lebih jauh, Bupati menjelaskan, jika ketiga orang yang terpapar virus Corona itu berada di tiga Kecamatan, yakni Tongas, Paiton, dan Kraksaan. "Saat ini ketiganya sudah dilakukan isolasi mandiri. Karena tanpa gejala dan masih dalam keadaan fit dan sehat," tegas bupati yang tidak menyebutkan di mana ketiganya dirawat.

Tidak hanya itu, bupati dua periode ini juga menampik jika selama ini Pemerintah Kabupaten Probolinggo menyembunyikan atau menutup data terhadap pasien yang terkonfirmasi atau positif corona.

"Kami tidak pernah menutup data maupun tidak ada maksud menutup-nutupi masalah ini. Kami komitmen sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, yakni yang berhak mengumumkan atau mengonfirmasi berita ini adalah pemerintah pusat. Kami juga masih menunggu hasil swab dan yang berhak merilis data adalah pemerintah pusat," terang bupati lagi.

Bupati Tantri menyayangkan  Kemenag Jatim yang masih menggelar acara Bimtek Haji di saat Pemerintah Pusat telah melarang semua daerah untuk menggelar kegiatan yang mendatangkan orang banyak.

"Ini sebuah kecerobohan, karena di saat ini pemerintah pusat sudah melarang seluruh kegiatan. Karena itu, kami jadi korban kecerobohan, sehingga banyak daerah yang sudah terpapar virus Corona dan ditetapkan sebagai zona merah," tegas Bupati Tantri dengan mimik serius. (ndi/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...