Senin, 25 Januari 2021 19:35

Tepis Image Koperasi Milik Perorangan, Sejumlah Anggota KPSP Setia Kawan Wacanakan Perubahan AD/ART

Rabu, 08 April 2020 02:29 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Supardi
Tepis Image Koperasi Milik Perorangan, Sejumlah Anggota KPSP Setia Kawan Wacanakan Perubahan AD/ART
Anggota koperasi dalam sebuah acara HUT KPSP Setia Kawan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan (SK) Tutur, Kabupaten Pasuruan, memiliki 6.000 lebih anggota. Koperasi sapi perah ini tergolong koperasi tua, karena berdiri sejak tahun 1980-an.

Namun, sejak koperasi ini berdiri, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) kabarnya tak pernah diubah. Informasi yang dihimpun dari salah satu anggota koperasi, AD/ART KPSP Setia Kawan yang ada saat ini adalah produk dari kepengurusan awal koperasi.

Hal inilah yang membuat H. Kusnan langgeng menjabat Ketua Umum KPSP Setia Kawan selama kurang lebih 40 tahun.

Kepimimpinan H. Kusnan selama hampir 4 dekade ini kemudian menimbulkan kasak-kusuk di lingkup anggota KPSP Setia Kawan. Image KPSP Setia Kawan sebagai koperasi milik perorangan pun melekat.

Apalagi, belakangan KPSP Setia Kawan diterpa berbagai permasalahan. Di antaranya, munculnya protes dari beberapa anggota yang mempertanyakan transparansi keuangan koperasi. 

(BACA: Ketua Umum KPSP Setia Kawan Diduga Sering Ambil Uang KAS untuk Pribadi, Anggota Koperasi Minta Penjelasan)

Karena itu, beberapa anggota KPSP Setia Kawan menyuarakan perubahan AD/ART untuk mengubah kesan KPSP Setia Kawan sebagai koperasi perorangan. Hal ini pun didukung oleh Ketua I KPSP Setia Kawan, H. Sulistiyo. Menurutnya, AD/ART KPSP Setia Kawan memang harus dilakukan perubahan.

"Pasalnya, AD/ART yang dipakai sekarang merupakan produk saat merintis dan berdirinya koperasi, tahun 1980-an. Sampai saat ini belum pernah ada revisi maupun perubahan," ungkapnya.

Menurut Sulistiyo, item terpenting yang harus diubah dalam AD/ART itu adalah konsep pemilihan ketua umum yang dilakukan setiap 5 tahun sekali. "Perubahan itu sudah layak dengan pesatnya perkembangan dunia dengan sistem teknologi canggih. Kemudian, tidak ada kesan koperasi milik perorangan. Misalnya, H. Kusnan, menjabat ketua umum sekira 40 tahun," jelasnya.

"Jabatan ketua umum harus mengikuti era sekarang. Sebab, KPSP Setia Kawan perputaran uangnya puluhan miliar rupiah setiap hari. Teknologi sudah canggih. Sudah banyak anak anggota yang tamatan sarjana. Sepertinya tak layak lulusan SD duduk sebagai pengurus," cetus Sulistiyo.

"Koperasi merupakan milik masyarakat atau milik anggota. Selama ini, image-nya koperasi itu terkesan milik perorangan. Sepertinya, ketua umum bisa dijabat sampai waktu tidak ditentukan. Kemudian, jika ada pergantian ketua umum jatuh dan sistem waris, itu kan kesannya ada monopoli jabatan," tambahnya. (par/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...