Kepala Dinkes Tuban, dr Bambang Priyo Utomo.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Dr. Koesma Tuban. Pasien tersebut berinisial B, asal Kecamatan Tuban.
Sebelumnya, satu pasien PDP meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit yang sama selama beberapa hari.
BACA JUGA:
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
Meski demikian, untuk memastikan pasien tersebut terpapar Covid-19 atau tidak, Tim Gugus Tugas Pemkab Tuban masih menunggu hasil tes swab dari Balitbangkes.
"Hasil rapid tes dua PDP ini positif, tapi ini kepastiannya menunggu hasil tes swab dari Balitbangkes Surabaya," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (4/4).
Sementara update terakhir sampai saat ini, jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Tuban sebanyak 422 orang.
Sedangkan untuk PDP ada 9 orang tersebar di 7 kecamatan. Yakni, Kecamatan Plumpang 1 orang, Palang 2 orang, Tuban 1 orang, Jenu 1 orang, Bancar 1 orang, Semanding 1 orang, dan Bangilan 1 orang.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




