Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun saat memberi sambutan. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 Madiun turut serta dalam Sosialisasi Keselamatan Perkeretaapian di perlintasan sebidang yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya.
Kegiatan berlangsung Senin (25/5/2025) di Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, dengan melibatkan pemerintah daerah, stakeholder perkeretaapian, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
BACA JUGA:
- Libur Iduladha 2026, Penumpang Kereta di Stasiun Lamongan Diproyeksi Tembus 4.371 Orang
- Whistleblowing System Jadi Fokus Sosialisasi KAI Services
- Cegah Kecelakaan, KAI Percepat Penataan Perlintasan di Malang
- 5 Kereta Tujuan Surabaya dan Malang Terlambat Akibat Gangguan di Jakarta, KAI Daop 8 Buka Suara
Kabid Perkeretaapian Dishub Kabupaten Kediri, Joko P., menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Khusnul Arif, menambahkan keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, operator, dan masyarakat.
Kepala BTP Kelas I Surabaya, Denny Michels Adlan, dalam pemaparannya menekankan pentingnya budaya saling mengingatkan antar pengguna jalan untuk meminimalisasi potensi kecelakaan.
Kepala Dishub Kabupaten Kediri, M. Nizam Subekhi, juga menyampaikan kondisi palang pintu perlintasan di wilayah Kediri serta upaya peningkatan keselamatan yang dilakukan pemerintah daerah.
Sementara itu, Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengingatkan masyarakat agar disiplin mematuhi aturan saat melintas.
"Keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan kedisiplinan seluruh pengguna jalan. Masyarakat wajib mematuhi rambu lalu lintas, berhenti sejenak sebelum melintas, memastikan kondisi aman, serta mendahulukan perjalanan kereta api," ujarnya, Selasa (26/4/2026).
Ia menegaskan, palang pintu bukan alat pengaman utama, melainkan alat bantu perjalanan kereta api. Kewaspadaan dan kepatuhan pengguna jalan terhadap rambu lalu lintas menjadi faktor utama mencegah kecelakaan.
"Melalui kegiatan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang terus meningkat," pungkasnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




