Senin, 21 Juni 2021 01:01

Bawaslu Pacitan Temukan Delapan Calon PPS Terindikasi Anggota Parpol

Kamis, 19 Maret 2020 12:38 WIB
Editor: .
Bawaslu Pacitan Temukan Delapan Calon PPS Terindikasi Anggota Parpol
Sulami, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Bawaslu Pacitan kembali menemukan delapan pelamar calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilbup Pacitan 2020 yang terindikasi sebagai anggota atau simpatisan partai politik.

Sebelumnya, pada tahapan test tulis lalu, Bawaslu juga menemukan tiga peserta yang terindikasi sebagai anggota Parpol. Mereka berasal dari Kecamatan Tulakan dan Pringkuku.

"Setelah kita sampaikan rekomendasi ke KPU, satu orang memang mengaku sebagai anggota parpol. Dan dua lainnya menyertakan surat keterangan bermaterai, kalau dirinya bukan sebagai anggota parpol," kata Sulami, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Pacitan, Kamis (19/3).

Kemudian pada tahap wawancara, kembali ditemukan delapan orang yang terindikasi sebagai anggota parpol. Mereka berasal dari Kecamatan Pacitan dan Arjosari. "Kemarin kita telah menyampaikan rekomendasi ke KPU. Namun hasilnya bagaimana, kita masih menunggu," jelas Sulami.

BACA JUGA : 

Panwascam dan PPKD Pilbup Pacitan 2020 Kemungkinan Aktif Lagi pada Juni

Pilbup Pacitan, ​PKB Belum Ambil Sikap Soal Pasangan Cabup dan Wabup

Bawaslu Pacitan Bagaikan Puluhan Paket Sembako

Bawaslu Pacitan Hentikan Semua Kegiatan Berbasiskan Anggaran

Sementara itu, Ketua KPU Pacitan Sulis Setyorini belum dihubungi untuk konfirmasi terkait hal ini. Saat dihubungi melalui ponselnya, yang bersangkutan belum menjawab.

Sekretariat Bawaslu Pacitan Belum Berlakukan Shift Kerja

(Sudaryono)

Di sisi lain, Sekretariat Bawaslu Pacitan belum berlakukan work from home (WFH) bagi staf teknis ataupun pendukung, seiring masifnya serangan virus corona (Covid-19).

Koordinator Sekertaris Bawaslu Pacitan, Sudaryono mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Bawaslu Provinsi, terkait pengaturan jam kerja bagi staf Sekretariat Bawaslu. Baik yang berstatus ASN ataupun pegawai pemerintah non PNS (PPNPNS).

"Dalam surat edaran gubernur, tidak mengatur untuk satuan kerja Bawaslu. Untuk itu kami masih menunggu petunjuk teknis dari Bawaslu Provinsi," ujar Sudaryono, Kamis (19/3).

Meski belum ada aturan, namun pihaknya sudah merencanakan untuk kerja secara bergantian atau sistem shift. Hanya saja semua itu masih dalam bentuk draft. "Pelaksanaannya nanti setelah ada regulasi dari Bawaslu Provinsi," tegasnya.

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...