Poster bergambar Qosim-Anha mulai berseliweran di medsos.
"Tak menutup kemungkinan PKB, Golkar, dan PDIP gabung mengusung pasangan Qosim-Anha untuk maju Pilbup Gresik. Ya kita tunggu saja. Wong politik itu serba mungkin," terangnya.
Namun, Fajar menegaskan sejauh ini DPP Golkar belum menurunkan rekom pasangan bacabup dan bacawabup Golkar Gresik. "Rekom pasangan bacabup dan bacawabup Golkar Gresik akan diturunkan berbarengan dengan cakada Golkar lain di Jawa Timur," paparnya.
Senada dikatakan Sekretaris DPC PDIP Gresik, Noto Utomo. "Dalam perpolitikan segala kemungkinan bisa terjadi. Termasuk dalam Pilkada Gresik. Kesepakatan-kesepakatan politik itu sudah lumrah dilakukan oleh parpol untuk mengusung pasangan calon yang memiliki peluang besar menang dalam pilbup," katanya.
Namun, Noto memastikan sejauh ini PDIP belum menentukan pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati yang bakal diusung. "Kami sejauh ini juga masih menunggu DPP," katanya.
Ditanya soal peluang koalisi dengan PKB dan Golkar, Noto mengaku belum tahu. "Saya belum tau," pungkasnya. (hud/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




