Sabtu, 28 Maret 2020 23:56

Luncurkan Program Sembako, Bupati Sumenep Minta e-Warong Tak Monopoli KPM

Rabu, 26 Februari 2020 18:48 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Sahlan
Luncurkan Program Sembako, Bupati Sumenep Minta e-Warong Tak Monopoli KPM
Bupati Sumenep A. Busyro Karim saat meninjau penyaluran program sembako di salah satu e-Warong.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - e-Warong sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam menyalurkan program sembako, jangan sampai memonopoli Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk membeli kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako).

Hal itu disampaikan Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim pada Sosialisasi dan Peluncuran Program Sembako di e-Warung, Rabu (26/02/2020). Ia meminta e-Warong dalam melaksanakan program sembako tidak memaketkan penjualan bahan pangan pokok kepada KPM, sehingga mereka bisa membeli bahan pangan sesuai dengan kebutuhan keluarganya.

"Saya harap seluruh e-Warong tidak menjual bahan pangan dengan jenis dalam jumlah yang ditentukan sendiri atau pihak lain, sehingga keluarga penerima manfaat tidak mempunyai pilihan," ungkapnya.

Dikatakan bupati, transformasi dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ke program sembako untuk memberikan pilihan KPM dalam memilih jenis, kualitas, harga, dan tempat.

“Program sembako untuk memastikan program menjadi lebih tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat kualitas, dan tepat administrasi. Oleh karenanya e-Warong harus memberikan pilihan kepada penerima manfaat dalam memilih jenis, kualitas dan harga,” imbuhnya.

Ia juga meminta e-Warong tak membatasi waktu pelaksanaan penyaluran atau pembelian bahan pangan. “e-Warong tidak harus menetapkan tanggalnya, misalnya tanggal 1 hingga 5, namun tergantung KPM sendiri, karena siapa tahu ada yang punya kebutuhan di tanggal selain yang telah ditentukan itu. Yang pasti, pelaksanaannya harus meningkat, baik kualitas maupun hasil pelaksanaannya dari tahun sebelumnya,” tandasnya.

Selain itu, ia juga berpesan agar e-Warong tak membeli pasokan bahan pangan hanya dari satu pihak semata, melainkan bisa melalui berbagai sumber, dengan memperhatikan tersedianya pasokan bahan pangan secara berkelanjutan. "Yang terpenting, e-Warong harus memperhatikan kualitas dan harga yang kompetitif, supaya tidak merugikan KPM," katanya.

Peluncuran program sembako ditandai dengan penyerahan secara simbolis Kartu Keluarga Sejahtera, dilajutkan meninjau proses pembelian bahan pangan pokok oleh KPM di e-Warong Sri Rejeki.

Sekadar diketahui, pemerintah dalam program sembako itu meningkatkan nilai bantuan dan memperluas jenis komoditas, tidak hanya berupa beras dan telur seperti pada program BPNT. Namun, di program ini KPM menerima komoditas lainnya yang mengandung sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, maupun vitamin.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan mengungkapkan jumlah penerima program sembako di Kabupaten Sumenep sebanyak 114.044 KPM, berdasarkan rekap data per-Januari 2020, dengan besaran dana sebesar Rp 150.000,00 per-KPM setiap bulannya.

“Untuk itu saya berpesan KPM bisa memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya, guna meningkatkan kesejahteraan dan memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga,” terang Iksan. (aln/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...