Jumat, 05 Juni 2020 16:59

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Investasi Bodong Berkedok Sapi Perah, Korban Berharap Uang Kembali

Minggu, 23 Februari 2020 14:46 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Novian Catur
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Investasi Bodong Berkedok Sapi Perah, Korban Berharap Uang Kembali
Para korban dari berbagai provinsi se-Indonesia mengdatangi Polres Ponorogo untuk melaporkan kasus investasi berkedok bisnis sapi perah.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Polres Ponorogo telah menetapkan 2 tersangka dalam kasus investasi bodong berkedok bisnis sapi perah. Yakni HS selaku Direktur CV. Tri Manunggal Jaya (TMJ) dan bendahara AS.

Pasca kasus investasi bodong ini mencuat, para korban masih terus berdatangan ke Polres Ponorogo, Minggu (23/2). Para korban yang datang ke Polres Ponorogo dari berbagai daerah provinsi se-Indonesia. Seperti Riau, NTB, Palembang, Papua, yang merupakan mitra cabang. 

Para korban dari TMJ itu berharap uang mereka yang telah diinvestasikan bisa dikembalikan.

Sumitro misalnya, perwakilan dari Palembang ini menuntut uang mitra sebanyak 1.450 orang dengan total keseluruhan Rp 53 miliar bisa segera dikembalikan oleh CV. TMJ. "Sesuai MoU yang telah disepakati, karena kita juga dituntut oleh mitra kita," ujar Sumitro.

Hal senada disampaikan Ruslan, perwakilan dari Riau. Ia yang mewakili 4.000 mitra mengaku mengalami kerugian Rp 198 miliar. "Kami terombang ambing tanpa kepastian dan menuntut oleh TMJ untuk bertanggung jawab penuh sesuai dengan MoU 1x 24 jam, agar semua uang pribadi saya ataupun dengan mitra segera dikembalikan semua," ucapnya.

Secara pribadi, Ruslan mengaku telah berinvestasi sebesar Rp 27 miliar di perusahaan tersebut. "Dan kami juga sudah melaporkan kasus ini ke Polda Riau," terangnya.

Sementara itu, Naziri, kuasa hukum para korban mengatakan pihaknya berupaya menuntut agar CV. TMJ bertanggung jawab dengan segera mengembalikan semua uang para korban, baik pribadi maupun milik mitra.

"Karena uang mereka berasal dari utang bank, dan ada yang menjual aset miliknya," uangkapnya. (nov/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...