Rektor UTM Dr. Drs. Ec. Moh. Syarif bersama Rektor Universitas Brawijaya (UB), Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dengan Ketua Ombudsman RI di Aula Lt. 4 Gedung B, Fakultas Administrasi Universitas Brawijaya, Malang, Rabu (19/2/2020).
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Universitas Trunojoyo Madura bersama dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Universitas Brawijaya (UB), dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan penandatangan MoU dengan Ombudsman RI di Aula Lt. 4 Gedung B Fakultas Administrasi Universitas Brawijaya, Malang, Rabu (19/2/20)
Rektor UTM Dr. Drs. Ec. Moh. Syarif mengatakan MoU ini merupakan bentuk implementasi keilmuan terhadap pelayanan publik.
BACA JUGA:
- UTM Kukuhkan 2 Guru Besar Baru dari FEB dan Fakultas Teknik
- Raih Penghargaan Peduli Mangrove, UTM Teguhkan Komitmen Kampus Hijau Berkelanjutan
- Pesan Rektor UTM saat Wisuda ke-39: Simpan Ijazah, Siapa Tahu Jadi Presiden
- Dreamile International dan Unisma Teken Kerja Sama Strategis untuk Cetak SDM Unggul Bertaraf Global
"Kegiatan MoU yang dilakukan oleh tiga universitas besar di Jawa Timur ini bisa memberikan dampak positif bagi Universitas Trunojoyo Madura. Terlebih lagi, bagi mahasiswa yang bergiat di bidang pelayanan publik. Sehingga, nantinya kelembagaan ini bisa difungsikan untuk magang mahasiswa juga," ungkapnya.
Selain itu, ia berharap kegiatan ini bisa menjadi tempat pembelajaran praktek bagi mahasiswa. "Agar wujud dari kampus merdeka, dengan melakukan implementasi belajar di luar program studi yang ada, bisa dilaksanakan dengan baik," tukasnya.
Di samping penandatanganan kerja sama, di hari yang sama juga digelar kuliah umum dengan tema "Ombudsman RI dan Pelayanan Publik". Syarif berharp hasil kuliah umum Ombudsman RI bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa saat akan bertugas di luar kampus. (uzi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






