Sabtu, 15 Mei 2021 18:26

Menag RI Jadi Saksi Peralihan Stitma Tuban Menuju IAINU

Jumat, 14 Februari 2020 22:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Menag RI Jadi Saksi Peralihan Stitma Tuban Menuju IAINU

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Menteri Agama Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Fachrul Razi menjadi saksi dan sekaligus meresmikan perubahan nama Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makhdum Ibrahim (Stitma) Tuban menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban di halaman kampus setempat, Jum’at (14/02/20).

Menteri Agama RI, Fachur Rozi meminta perubahan status dimaknai sebagai momentum untuk melakukan perubahan dalam banyak hal. Tidak hanya transformasi kelembagaan, tetapi yang lebih penting adalah perubahan visi besar menuju perguruan tinggi papan atas. Ia berharap di masa yang datang, IAINU bisa menjadi rujukan utama pemikiran islam di Indonesia.

"Saya yakin IAINU menjadi perguruan tinggi Islam berpengaruh dan menangkal paham radikal," ucap Menag.

Menag berpesan, transformasi kelembagaan harus diikuti dengan tranformasi paradigma, khususnya tranformasi pembangunan SDM dan kultur nilai budaya. Tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi hingga ke masa yang akan datang. Sehingga, bisa berkontribusi untuk peradaban Islam ke depan. Khususnya, peran perguruan tinggi dalam pembangunan SDM utamanya kaum milenial.

BACA JUGA : 

​Gus Ipul dan Mas Adi Bawa Visi Misi Pasuruan Kota Madinah ke Hadapan 4 Menteri Strategis

Dari Stikes Berganti Institut, IIKNU Tuban Siap Bersaing dan Go Internasional

Gandeng Tuban Humanity dan Rengganis, Unirow Canangkan Pengadaan Kaki Palsu

​Meningkat Signifikan, Unirow Tuban Peringkat 154 dari 2.136 Universitas se-Indonesia

"Saya berpesan mengenal generasi millenial melalui cara pikir mereka pada pandangan keagamaan, ideologi dan partisipasi politik, nilai sosial, gaya hidup, teknologi dan internet, serta pendidikan, pekerjaan, dan kewirausahaan," bebernya.

"Dengan memahami secara utuh potret millenial Indonesia, maka memiliki gambaran yang jelas terhadap sudut pandang mereka terhadap semua aspek kehidupan. Terutama, menjadi IAINU harus bisa merespons lapisan baru masyarakat Indonesia, yaitu generasi millenial. Terpenting menata manajemen perguruan tinggi, pendidikan, dan pembelajaran, dan pusat pengembangan karier dan hal strategis lainnya," paparnya.

"Semoga keberadaan IAINU mendukung geliat keilmuan dan riset bagi asyaraat termasuk kebutuhan generasi milenial saat ini," ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Tuban H Fathul Huda memberikan apresiasi kepada pengelola Stitma yang berhasil meningkatkan status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut. Diharapkan, dengan cakupan yang lebih luas ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mahasiswanya.

"Ke depan dengan menjadi IAINU, harus lebih profesional dan tetap mengutamakan spriritual," terangnya.

Sementara itu, Rektor IAINU Tuban Akhmad Zaeni menyatakan, perubahan ini untuk mengembangkan kejurusan d isetiap ilmu bidang pendidikan agar lebih luas. Tak hanya itu, institut ini bisa menjadi cikal bakal berdirinya Uiversitas Nahdlatul Ulama (UNU) di Kabupaten Tuban.

"Kami ke depan juga membuat lulusan yang entrepreneur religus, artinya bisa memanfaatkan peluang yang ada di tengah-tengah industri ini," paparnya. (gun/rev)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...