Rabu, 01 April 2020 00:20

Gandeng Menkopolhukam dan Kemenag, Yayasan Ar Rahma Mandiri Indonesia Gelar Workshop

Jumat, 14 Februari 2020 09:30 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Ahmad Fuad
Gandeng Menkopolhukam dan Kemenag, Yayasan Ar Rahma Mandiri Indonesia Gelar Workshop
Abdul Zamil (Kemenag RI), Brigjen Pol Ir. Hamli, M.E. (Direktur Pencegahan BNPT), Yatimul Ainun (Pimred Times Indonesia), Prof. Dr. Marjono (Direktur Pascasarjana Universitas Brawijaya), Dr. H. Sukardi (Akademisi Universitas Merdeka).

PASURUN, BANGSAONLINE.com – Bekerja sama dengan Menkopulhukam, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar workshop dan diskusi kebangsaan di Hotel Atria, Kota Malang, Kamis (13/2). Diskusi diselenggarakan Yayasan Ar Rahma Mandiri Indonesia, Desa Carat, Gempol, Pasuruan.

Workhsop dan diskusi tersebut mengusung tema 'Merajut Kebangsaan dalam Rangka Memperkokoh Persatuan Bangsa'. Hadir sebagai pembicara kunci Deputi VI Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam Ir. Arief P. Moekiyat, M.T., Pangdivif 2 Kostrad) Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr (Han), Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Zainuddin, Asdep Polhukam Safii, Jamil Wahab, Prof. Ishom, dan undangan unsur tokoh lainnya.

Arief menjelaskan, ancaman intoleransi di Indonesia sangat nyata. Meskipun berada di level dan konteks yang berbeda-beda. Demokrasi di Indonesia, kata dia, sudah terbuka dan memberi ruang pada perbedaan pendapat. Tujuannya salah satunya adalah untuk menyegarkan semangat masyarakat dalam berbangsa.

"Perbedaan itu jangan jadi benih yang bisa memecah belah persatuan kita. Harus solid. Kita menyambut baik bagi masyarakat yang berlaku toleran dan ramah kepada masyarakat lainnya. Hal itu penting untuk dirajut kembali sesuai dengan tema diskusi ini. Kami mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak lelah mencintai tanah air," ujar dia.

Ada empat narasumber dari berbagai latar belakang. Mereka adalah Abdul Zamil (Kemenag RI), Brigjen Pol Ir Hamli, M.E. (Direktur Pencegahan BNPT), Prof. Dr. Marjono (Direktur Pascasarjana Universitas Brawijaya), dan Dr. H. Sukardi (Akademisi Universitas Merdeka). Acara yang dimoderatori Yatimul Ainun, berlangsung sekitar empat jam. Dialog peserta dan pemateri pun dilakukan secara berisi dan berbobot.

Workshop dan diskusi Kebangsaan oleh Kemenag RI bekerjasama dengan Kemenkopolhukam ini dihadiri 250 orang dari unsur jajaran Forkompinda Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, tokoh agama, mahasiswa, dan ormas. (afa/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...