Senin, 06 April 2020 12:15

Atasi Banjir, Bupati Jombang Ajukan Pembenahan Tanggul ke BBWS

Rabu, 05 Februari 2020 18:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Aan Amrulloh
Atasi Banjir, Bupati Jombang Ajukan Pembenahan Tanggul ke BBWS
Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab memimpin doa bersama saat meninjau lokasi banjir di dua desa Kecamatan Kesamben.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Sudah empat hari berlalu sejak Minggu 2 Februari 2020, banjir menggenangi dua desa di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

Ratusan Kepala Keluarga dari Dusun Beluk, Desa Jombok dan Dusun Kedondong, Desa Blimbing terdampak banjir dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai dari 15 centimeter, hingga yang paling dalam mencapai satu meter.

Banjir yang terjadi di dua dusun tersebut merupakan akibat luapan dari sungai ngotok ring kanal yang tidak mampu menampung debit air akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu sungai.

Untuk mengatasi banjir yang terjadi tiap tahun di Kecamatan Kesamben, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan normalisasi sungai yang mengalir di wilayah tersebut.

“Menurut masyarakat di sini, banjir kali ini tak seberapa dibandingkan dengan tahun lalu. Pemkab Jombang sudah melakukan upaya normalisasi sungai,” ucapnya saat meninjau banjir di Dusun Beluk, Rabu (05/02).

Menurut Mundjidah, apa yang dilakukan Pemkab Jombang terkait penanggulangan banjir yang ada di dua dusun tersebut tetap harus berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

“Sungai Watudakon ini termasuk empat sungai yang merupakan wilayah dari BBWS Brantas. Kami bersama BBWS juga sudah melakukan survei dan sudah ada permohonan kepada kementerian dan DPR Komisi V untuk penanganan bencana banjir di wilayah ini,” terangnya.

Selain normalisasi sungai, Bupati Jombang meminta kepada BBWS Brantas serta pihak terkait lainnya supaya ada pembenahan tanggul untuk mencegah agar air tak meluber ke permukiman.

“Kami minta untuk tanggul supaya diperkuat dan ditingkatkan, sebab di wilayah sini air sungai lebih tinggi dari permukiman. Kami berharap usulan-usulan kita diperhatikan oleh Pemerintahan Pusat,” pungkasnya.

Sebelum beranjak meninggalkan lokasi banjir, orang nomor satu di pemerintahan Jombang tersebut berdo’a bersama warga terdampak meminta agar banjir segera surut. Usai memanjatkan do’a, bupati menyempatkan diri untuk berswafoto bersama warga. (aan/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...