Pelaku saat dihakimi dan diamankan oleh warga.
Warga kemudian memaksa pelaku keluar mobil. Warga juga langsung mengevakuasi korban Selly. Warga yang marah lalu merusak mobil pelaku. Bongkahan batu dilempar hingga kaca mobil pecah.
Tak berhenti sampai di situ, warga yang semakin marah lalu memaksa pelaku membuka pakaian. Tak pelak, pelaku dimassa hingga babak belur.
Tak selang lama, petugas Polsek Cerme tiba di lokasi kemudian mengamankan pelaku.
Saat diinterogasi, pelaku Ahmad Muzaki Maulana mengaku bekerja sebagai sopir grab. Niat jahatnya muncul saat ia baru saja menurunkan penumpang di Desa Ngabetan Kecamatan Cerme. Ia melihat korban Selly membeli di toko sebelah jalan.
Tanpa berpikir panjang, pelaku langsung memasukkan korban ke mobil. Namun, sampai di depan gang desa, korban teriak-teriak dan berontak, lantas keluar dari mobil sebelum akhirnya tertangkap.
Pelaku juga mengaku mendapat pesanan dari seseorang di Bogor untuk mencari korban anak-anak. Untuk korban anak perempuan dihargai Rp 30 juta per kepala, sedangkan laki-laki Rp 20 juta per kepala.
Pelaku sendiri tengah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Cerme. "Saat ini pelaku kami amankan di Mapolsek Cerme," ujar Kanit Reskrim Polsek Cerme, Bripka Mahrizal kepada wartawan. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




