Kapolda Jatim, Irjen Pol. Toni Harmanto.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Isu penculikan anak di Jawa Timur membuat masyarakat resah. Dilansir dari akun resmi Instagram Polda Jatim, Kapolda Irjen Pol. Toni Harmanto menyatakan bahwa isu penculikan anak di beberapa daerah tersebut tidak benar alias hoax.
"Penculikan anak di beberapa tempat di Jawa Timur berita hoax," kata kapolda.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Polres Pamekasan Pastikan Isu Pocong yang Gegerkan Warga Adalah Hoaks
- Polres Pamekasan Gelar Rilis Kasus Travel Umrah Diduga Jemaah hingga Rp10 Miliar
Bahkan, ia menegaskan bahwa Polda Jatim menurunkan berita dari media yang mengabarkan adanya penculikan anak supaya tidak menimbulkan keresahan kepada masyarakat.
"Kami juga melakukan takedown berita hoax tersebut," tegasnya, Jumat (3/2/2023).
Meski Kapolda Jatim sudah menyatakan bahwa kabar penculikan tersebut merupakan hoax, namun para orang tua tetap khawatir dan gelisah buah hatinya menjadi korban.
Di Pamekasan misalnya, beredar pesan suara dari Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bugih 5 Kabupaten Pamekasan, Eri Iswanti, yang mengimbau seluruh orang tua agar menjaga anaknya.
Sebab, salah satu muridnya hampir menjadi korban penculikan oleh orang yang tidak dikenal saat pulang sekolah pada Senin (30/1/2023) lalu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




