Meski Kapolda Jatim sudah menyatakan bahwa kabar penculikan tersebut merupakan hoax, namun para orang tua tetap khawatir dan gelisah buah hatinya menjadi korban.
Di Pamekasan misalnya, beredar pesan suara dari Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bugih 5 Kabupaten Pamekasan, Eri Iswanti, yang mengimbau seluruh orang tua agar menjaga anaknya.
Sebab, salah satu muridnya hampir menjadi korban penculikan oleh orang yang tidak dikenal saat pulang sekolah pada Senin (30/1/2023) lalu.
"Tadi siang murid kelas 2 sepulang sekolah jam 11 WIB dan dia bawa sepeda sendiri karena jarak tempuhnya dekat. Jadi dia nyeberang sampai di depan kantor DPRD itu, kemudian ada 2 orang naik sepeda motor narik tangannya dan berkata, ayok kalo mau ikut," jelasnya.










