Beras yang akan disalurkan untuk BPNT di Tuban dikeluhkan karena kualitasnya buruk.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebuah agen penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Tuban mengeluh lantaran beras yang diterimanya untuk disalurkan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kondisinya berbau apek dan banyak kutunya.
Elis, salah satu agen di Kecamatan/Kabupaten Tuban yang mengungkapkan jeleknya pasokan beras dari Dinas Sosial tersebut. "Ini banyak kutunya mas," ungkapnya saat ditemui di tokonya, Jum'at (31/1).
BACA JUGA:
- Kemensos Coret Penerima PKH-BPNT Terlibat Judol, Bupati Kediri Singgung Penyalahgunaan Bansos
- Bersama Bupati Tuban, Gubernur Khofifah Bagikan Santunan ke 2.000 Anak Yatim
- Sudah Cair Bansos Bansos Rp600 Ribu BPNT Februari 2025, Cek Transferan dan Klik Cekbansos di Sini
- Asyik Cair! Cek Nama Anda Penerima Bansos BPNT Rp600 Ribu Februari, Login Cekbansos di Sini
Karena kualitas beras di bawah standar, ia mengatakan banyak KPM yang akhirnya tidak mau mengonsumsi beras tersebut. Sebagian besar KPM lebih memilih menjual kembali bantuan tersebut.
"Ya harganya Rp 70 ribu kalau di pasaran," paparnya.

Ia menjelaskan, tiap KPM mendapatkan BPNT berupa beras 10 Kg dan 8 butir telur. Namun, pada bulan ini ada tambahan. Mereka mendapatkan tambahan 4 Kg beras. Sedangkan pada Februari dan selanjutnya, akan ada tambahan komoditas lauk tahu dan tempe.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




