Rabu, 21 Oktober 2020 09:18

Seorang Wanita Pengedar Uang Palsu di Bangkalan Ditangkap Polisi

Selasa, 28 Januari 2020 12:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Subaidah
Seorang Wanita Pengedar Uang Palsu di Bangkalan Ditangkap Polisi
Tersangka pengedar uang palsu dan barang bukti yang diamankan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Susilowati (44), warga Desa Basanah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan ditangkap Unit Reskrim Polsek Geger, dikarenakan kedapatan menyimpan uang palsu yang siap untuk diedarkan. Tersangka ditangkap Senin (21/1/2020) kemarin sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolsek Geger dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Bangkalan AKP Bahrudi membenarkan penangkapan seorang tersangka peredaran uang palsu di wilayah Bangkalan ini.

Menurutnya, penangkapan tersangka Susilowati dilakukan setelah pihak kepolisian mendapatkan informasi, bahwa ada seorang yang menggunakan mobil Suzuki Swift melintas di wilayah Kecamatan Geger dengan membawa uang palsu.

Saat itu juga dilakukan penyidikan, dan ditemukan mobil Swift putih sedang parkir di pinggir jalan wilayah Geger. Polisi kemudian melakukan penggeledahan.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan uang pecahan Rp 100 ribu yang merupakan kembalian setelah melakukan peredaran uang palsu Rp. 180 ribu. "Berdasarkan keterangan tersangka S (Susilowati, Red), ia mendapatkan uang palsu tersebut dari M warga Desa Sadeh, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan," ujar Bahrudi.

Menurut Susilowati, ia menukarkan uang asli sebesar Rp. 1 juta untuk mendapatkan uang palsu Rp. 3 juta. Kemudian, uang palsu ini dibelanjakan ke pasar dan toko yang ada di wilayah Bangkalan.

"Jadi transaksi antar S dan M ini sudah dilakukan sebanyak lima kali, dan terakhir terjadi pada 3 Januari 2020 di rumah Susilowati dengan membeli Rp. 2 juta asli untuk mendapatkan Rp. 6 juta palsu," ujarnya.

Usai menangkap Susilowati, selanjutnya anggota Polsek Geger beserta anggota opsnal Res Bangkalan melakukan penangkapan M di daerah Tangkel Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Geger untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Usai ditangkap, M mengaku uang palsu yang dijualnya ke Suslowati didapatkan dari MA (DPO). Ia mendapat imbalan Rp. 100 ribu dari tiap transaksi Rp. 1 juta.

Atas kejadian ini, keduanya akan terpidana sesuai pasal 36 ayat (2) Jo psl 26 ayat (2) subs pasal 36 ayat (3) Jo pasal 26 ayat (3) UU RI. NO 7 th 2011 tentang mata uang dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (ida/uzi/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Sabtu, 17 Oktober 2020 14:42 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...