Temuan Panitia Angket, Faris Tersangka Kasus Korupsi Pasar Manggisan Dikenal Dekat Bupati

Temuan Panitia Angket, Faris Tersangka Kasus Korupsi Pasar Manggisan Dikenal Dekat Bupati Tersangka kasus korupsi Pasar Manggisan M. Faris Nurhidayat saat digelandang menuju lapas, Kamis (23/1) lalu.

Terkait bagaimana Faris bisa mendapatkan proyek itu, bahkan cukup dengan meminjam bendera dari perusahaan Konsultan Perencana yang lain, juga cukup menarik. "Bahwa Faris ini orangnya bupati. Bahkan untuk proyek kecamatan, mereka (yang benderanya dipinjam) tidak tahu pekerjaan yang dilakukan, kontraknya kapan. Tahu-tahu uang masuk rekening," ungkapnya.

"Tidak pernah ada tanda tangan kontrak, tidak pernah ada profil perusahaan (CV) yang diajukan ke OPD, tahu-tahu anggaran cair," sambungnya.

Dari kegiatan pinjam meminjam bendera , pemilik CV mendapatkan keuntungan 8% dari total nilai proyek. Sisanya masuk ke Faris.

"Untuk yang Dinas Kesehatan, persyaratan disuruh menyiapkan konsultan yang dipinjam benderanya, sisanya Faris. Untuk yang masuk rekening di konsultan, buktinya dan cek diserahkan kepada Faris untuk mencairkan sisanya ke pemkab," katanya.

Proyek yang dipersoalkan, lanjutnya, termasuk ambruknya Kantor Kecamatan Jenggawah yang digarap CV. Menara yang disampaikan direkturnya. "Sempat ketemu dengan Faris dan menyerahkan. Karena mereka ini merasa bersalah, untuk fee 8 persen nantinya juga akan dikembalikan ke Kasda, dan berencana melaporkan balik Faris terkait pemalsuan dokumen, juga pemalsuan tanda tangan," tandasnya. (ata/yud)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO