Kamis, 02 Juli 2020 18:48

Sedih Ditinggal Istri Meninggal, Buruh Tani Edarkan dan Konsumsi Pil Dobel L

Jumat, 24 Januari 2020 16:02 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Sedih Ditinggal Istri Meninggal, Buruh Tani Edarkan dan Konsumsi Pil Dobel L
Tersangka pengedar pil dobel L diamankan ke Mapolres Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Marsim (44), warga Desa Gembongan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar melontarkan jawaban yang sangat aneh saat diamankan polisi akibat mengedarkan dan mengkonsumsi pil dobel L. Kepada penyidik Satnarkoba, pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani ini mengaku mengonsumsi pil dobel L karena ingin melupakan istrinya yang baru saja meninggal sebulan lalu.

"Sudah sebulan ini saya konsumsi pil. Karena saya sering gelisah setelah istri saya meninggal sebulan lalu. Jadi saya konsumsi pil biar tenang," terang Marsim saat diamankan.

Marsim mengaku mendapatkan pasokan pil dobel L dari Heru, warga Kediri. Awalnya Marsim hanya membeli untuk digunakan sendiri. Namun, lama kelamaan dia ditawari untuk ikut mengedarkan pil dobel L tersebut.

Dalam sehari, Marsim mengonsumsi enam pil dobel L. Tiga dikonsumsi pagi hari dan tiga dikonsumsi malam hari sebelum tidur. Sementara sisanya diedarkan.

Kasatnarkoba Polres Blitar, AKP Didik Suhardi mengatakan Marsim diamankan di rumahnya, Kamis (23/1/2020) sore. Saat ditangkap, dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa 8 kantong pil dobel L yang mana tiap kantong berisi 1.000 butir tersimpan dalam lemari.

"Penangkapan pelaku pengedar dobel L ini setelah kami mendapatkan informasi adanya pengedar pil dobel L di Ponggok. Kemudian ditindaklanjuti oleh anggota Satnarkoba dan berhasil menangkap pelaku," ujar AKP Didik, Jumat(24/1/2020).

Selain mengedarkan pil dobel L dengan sasaran para pelajar, pelaku juga mengonsumsinya sendiri. Tujuannya biar fly dan bisa melupakan kesedihannya, karena teringat ditinggal mati istrinya.

"Pelaku membeli sepuluh box, dua box sudah laku. Per box dijual dengan harga Rp 900 ribu isi 1.000 butir. Sementara Heru, pemasoknya dari Kediri sudah ditangkap Polres Kediri," jelas Didik.

Ditambahkan AKP Didik, tersangka Marsim dijerat dengan UU No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan pasal 196 - 197, dengan ancaman 15 tahun pungkasnya. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 01 Juli 2020 09:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan al...