Senin, 24 Februari 2020 18:20

Dua Tempat Wisata di Jombang Ditutup Sementara, Akibat Cuaca Ekstrem

Senin, 13 Januari 2020 11:44 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Aan Amrulloh
Dua Tempat Wisata di Jombang Ditutup Sementara, Akibat Cuaca Ekstrem
Spanduk pemberitahuan Wisata Goa Sigolo Golo ditutup.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Dua tempat wisata di Kabupaten Jombang terpaksa ditutup. Namun penutupan tak bersifat permanen, melainkan hanya sementara lantaran cuaca ekstrem.

Tempat wisata tersebut yakni Goa Sigolo Golo yang berada di lereng Gunung Anjasmoro di Desa pangklungan, Kecamatan Wonosalam, serta Kedung Cinet yang menyerupai Grand Canyon yang berada di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan.

Humas Perhutani Jombang, Priyono mengatakan, penutupan tempat wisata dilakukan mengingat cuaca saat ini sangat ekstrem. Sehingga dikawatirkan terjadinya bencana longsor dan banjir.

Oleh karena itu, dari Perhutani atau dari Divisi Regional Jatim meminta wisata yang rawan agar ditutup dalam bulan-bulan ini.

“Dua tempat wisata ini dikelola oleh Perhutani, karena lokasinya bertempat di wilayah rawan bencana (longsor dan banjir), maka pihak Divisi Regional Jatim meminta agar menutup untuk sementara,” ucapnya saat ditemui di Kantor Perhutani, Senin (13/01/2020).

Dijelaskan, masih kata Priyono, di lokasi Goa Sigolo Golo terdapat sungai besar, sehingga dikawatirkan jika terjadi hujan deras memakan korban. Sedangkan di Kedung Cinet juga tak berbeda, lokasinya di aliran sungai.

(Kedung Cinet, Miniatur Grand Canyon di Plandaan)

“Pengunjung biasanya bermain di aliran sungai, untuk mencegah adanya korban jiwa makanya ditutup,” tegasnya.

Di Jombang sendiri ada beberapa titik tempat wisata yang dikelola oleh Perhutani, di antaranya Goa Sigolo Golo, Selo Lapis, Bukit Pinus, Kedung Cinet, serta Ngebleng yang berada di wilayah Nganjuk.

Sementara, meskipun lokasi wisata tersebut ditutup, masih saja terlihat ada pengunjung yang datang. Seperti yang terjadi di wisata Goa Sigolo Golo, walaupun sudah ada spanduk pemberitahuan bahwa tempat wisata ditutup yang terpasang di pintu masuk.

Salah satu pengunjung, Eko Hariono warga asal Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung mengatakan jika ia sudah mengetahui kalua tempat wisata Goa Sigolo Golo ditutup untuk sementara. Namun, dirinya tetap ingin menikmati suasana keindahan alam di lokasi itu.

“Sudah tahu kalau ditutup, tapi masih ingin lihat pemandangan disini. Ya kalau cuaca terlihat berubah mendung mendingan pulang. Ya tetap hati-hati,” tuturnya.

Di sisi lain, akibat dari ditutupnya lokasi wisata Goa Sigolo Golo tersebut, berdampak pada pedagang warung yang berada di dalam lokasi wisata ini. Seperti halnya pemilik warung, Neni Nuryana (39), warga Dusun Sranten, Desa Pangklungan, Wonosalam. Dirinya mengeluhkan mata pencahariannya berkurang.

“Sejak ditutup tanggal 27 Desember 2019, saya kalang kabut mas, karena cuma warung ini mata pencaharian saya. Sebelum ditutup kalua hari biasa dapat 100 ribu, tapi kalua hari Minggu atau libur bisa mencapai 500 ribu. Sekarang ditutup ya sepi, tidak dapat apa-apa,” pungkasnya. (aan/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...