Kamis, 20 Februari 2020 12:07

Marah Lihat Belasan Proyek Molor, DPRD Kota Mojokerto akan Panggil DPUPR dan Pemborong

Kamis, 26 Desember 2019 16:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Marah Lihat Belasan Proyek Molor, DPRD Kota Mojokerto akan Panggil DPUPR dan Pemborong
Anggota Komisi II DPRD Kota Mojokerto menggelar sidak proyek drainase di Jalan Raya Semeru dan sejumlah proyek yang ditengarai tak selesai tepat waktu. foto: YUDI EP/ BANGSAONLINE

KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Mepetnya jadwal pelaksanaan proyek di akhir tahun, tak ayal membuat sejumlah kontraktor keteteran. Di Kota Mojokerto, belasan proyek bernilai miliaran rupiah dipastikan tak selesai. Tak hanya merugi, pemborong tersebut bakal kena sanksi blacklist.

Komisi II DPRD Kota Mojokerto pun pada akhirnya turun ke bawah. Mereka mengelar sidak ke sejumlah proyek yang ditengarai tak selesai, Kamis (26/12).

Proyek-proyek tersebut di antaranya, proyek saluran di Jalan Raya Kedungsari, Lingkungan Banjaranyar yang mengakibatkan pagar rumah warga roboh, proyek saluran irigasi di Jalan Semeru, dan saluran di Mentikan. Mengetahui kondisi proyek yang masih jauh dari progres, Anggota Komisi II Junaedi Malik terlihat marah.

Seperti terlihat di proyek saluran irigasi Jalan Semeru, Junaedi terlihat marah kepada kepala pekerja proyek yang ketika ditanya tak bisa menjelaskan progres pengerjaan.

"Kalau tidak tahu progresnya berarti pekerjaannya asal dikerjakan," sergahnya.

Politikus PKB itu mengatakan, untuk proyek saluran di Banjaranyar pihaknya sudah mendesak ke DPUPR agar meminta pertanggungjawaban kepada pihak pemborong untuk memperbaiki pagar warga yang roboh.

"Kita sudah berkomunikasi dengan DPUPR agar menindak kontraktor nakal. Untuk di Banjaranyar, kita sudah meminta agar pagar yang roboh diperhatikan," jelasnya.

Ia mengatakan seharusnya proyek harus selesai semua pada 26 Desember, namun jika dilihat di lapangan dapat dipastikan proyek-proyek tersebut tak akan selesai tepat waktu.

"Seperti di Kedungsari pengerjaanya belum 60 persen, di jalan Semeru meski dikebut tak akan selesai," tegasnya.

Menurutnya besok (Jumat, 27/12) pihaknya akan memanggil DPUPR, pihak pemborong, dan OPD lainnya. "Sidak ini akan dijadikan bahan saat hearing. Kita sudah lihat langsung kondisinya seperti apa, jadi ada bahan untuk meminta klarifikasi dari pihak terkait," terangnya. (yep/ian) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...