Selasa, 31 Maret 2020 22:50

DPRD Pamekasan Soroti Surat Edaran Larangan Berjualan Bagi PKL Selama Penilaian Adipura

Jumat, 13 Desember 2019 18:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yeyen
DPRD Pamekasan Soroti Surat Edaran Larangan Berjualan Bagi PKL Selama Penilaian Adipura
Surat Edaran DLH Pamekasan terkait larangan berjualan bagi PKL selama penilaian Adipura, dan Ketua Komisi III Ismail S.H.I.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pamekasan mengeluarkan Surat Edaran (SE) tertanggal 6 Desember 2019, tentang imbauan bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) di area perkotaan, termasuk di area Monumen Arek Lancor Pamekasan, agar tidak melakukan aktivitas berjualan mulai 9 Desember 2019 sampai 15 Desember 2019. Edaran ini diterbitkan karena selama tanggal tersebut akan dilaksanakan penilaian Adipura.

Surat edaran itu merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pamekasan nomor 3 tahun 2019 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Serta merujuk pada Peraturan Bupati (Perbup) nomor 12 tahun 2017 tentang pemanfaatan area Taman Monumen Arek Lancor.

Apabila imbauan tersebut tidak diindahkan oleh para PKL, maka alat peraga dagangan akan diangkut ke TPA Angsanah Pamekasan.

Namun, surat edaran tersebut mendapat tanggapan cukup keras dari anggota DPRD Kabupaten Pamekasan.

Menurut Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Ismail S.H.I., jika merujuk pada Perda dan Perbup sebagaimana tercantum dalam surat edaran tersebut, seharusnya penertiban PKL dilakukan secara konsisten, tidak hanya menjelang penilaian Adipura saja.

"Karena kalau hanya melarang para PKL berjualan di Arek Lancor dari tanggal 9-15 Desember 2019 saja, itu tidak konsisten namanya," katanya, Jum'at (13/12/19).

"Dalam menjaga pertumbuhan pembangunan dan menjaga Pamekasan Cantik ini, saya kira tidak akan terlaksana kalau sifatnya aturan itu ditegakkan secara musiman," cetus politikus partai Demokrat ini.

Karena itu, Ismail menyesalkan kalau penertiban PKL di area perkotaan hanya dilakukan jelang pantau Adipura saja. "Setelah Adipura selesai, para PKL itu akan kembali lagi. Ini kan tidak elok dilihatnya. Ini berarti kan perencanaan dan pelaksanaan aturan itu tidak berjalan secara konsisten," ucapnya.

Ismail berharap kepada dinas terkait agar aturan penertiban PKL itu diterapkan secara konsisten dan komitmen, supaya cita-cita Pamekasan Cantik segera tercapai. "Jadi jangan hanya ditertibkan menjelang Adipura saja, setelah itu dibiarkan, saya kira kurang cantik," pungkasnya. (yen/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...