Kamis, 23 Januari 2020 02:30

Bikin Onar di Pasar, 5 Pengedar Pil Koplo Dibekuk Satreskoba Polres Pacitan

Kamis, 05 Desember 2019 16:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Bikin Onar di Pasar, 5 Pengedar Pil Koplo Dibekuk Satreskoba Polres Pacitan
Kapolres Pacitan AKBP Sugandi saat memimpin rilis pers ungkap kasus penangkapan tersangka pil koplo.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Satuan Narkoba Polres Pacitan meringkus 5 orang pengedar pil koplo beserta barang bukti sejumlah 1.021 butir. Kronologi penangkapan bermula saat warga mendapati sejumlah orang yang diduga mabuk dan membikin onar di sekitar Pasar Arjosari.

Merasa resah, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Arjosari. Begitu mendapat laporan warga, polisi segera meluncur ke lapangan untuk mengamankan sejumlah orang yang mabuk tersebut. 

"Awalnya diduga pembuat onar tersebut mabuk miras. Namun di lokasi tidak didapati miras dan pelaku tidak berbau alkohol sama sekali. Merasa curiga, anggota polisi Polsek Arjosari kemudian menghubungi Satuan Narkoba Polres Pacitan. Dan dari pemeriksaan berlanjut, polisi mendapatkan beberapa butir pil di saku celana pelaku," ujar Kapolres Pacitan AKBP Sugandi, Kamis (5/12).

Dari temuan tersebut, Satreskoba Polres Pacitan mengembangkan kasus dan ditemukan sejumlah total 1.021 butir obat psikotropika yang disalahgunakan untuk mabuk. 

"Dari penangkapan pelaku yang hanya satu orang awalnya, akhirnya dikembangkan menjadi total 5 orang. Mereka semua adalah pengedar dan juga pemakai. Lima pelaku dibekuk di 5 tempat berbeda dan mereka sudah melakukan aksinya selama lebih dari satu tahun," jelas kapolres.

Pelaku yang kemudian diketahui bernama Fendy Aprilia (22), Yanuar Dwi Wijaya (24), Rohmad Widodo (19), dan Agus Nur Efendi (20), semuanya warga Kecamatan Tegalombo, Pacitan. Dan satu pelaku bernama Danang Wijaya Kusumo (20) adalah warga Ponorogo.

Kasus ini masih dalam pengembangan, karena berdasarkan informasi dari smartphone milik pelaku,  jaringan ini melibatkan jaringan luar kota.

Kelima pelaku yang telah ditetapkan tersangka ini diancam dengan pasal 197 UU no 36/2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1.500.000. 000. (yun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Senin, 20 Januari 2020 14:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Selasa, 21 Januari 2020 13:25 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...