Rabu, 19 Februari 2020 13:30

Bakal Jadi Tuan Rumah MTQ Jatim 2021, Pamekasan Terkendala Sarpras

Minggu, 01 Desember 2019 21:01 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
Bakal Jadi Tuan Rumah MTQ Jatim 2021, Pamekasan Terkendala Sarpras
Ketua DPRD Pamekasan Fathorrahman foto bersama Forum Wartawan Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Pamekasan bakal jadi tuan rumah acara ke-29 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) se-Jawa Timur pada tahun 2021. Sejumlah persiapan mulai dibicarakan, terutama dari sisi pendanaan hingga sarana dan prasarana (sarpras).

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Pamekasan Fathor Rahman mengatakan, menjadi tuan rumah MTQ se-Jawa Timur merupakan kebanggaan. Sebab Pamekasan selain dikenal dengan Kota Santri juga dikenal Kota Gerbang Salam. Sehingga, digelarnya kegiatan pentas Islami tersebut akan memperkuat nilai-nilai syariat.

Menurut Fathor, sarana dan prasarana seperti tempat penginapan perlu didiskusikan bersama agar event tersebut berjalan sukses. Sebab, jumlah peserta yang mencapai ribuan bisa jadi kendala. Sementara tempat penginapan dan hotel di Pamekasan amat begitu terbatas.

"Ini yang khawatir tempat penginapan. Di Pamekasan mau nginap di mana kalau jumlah pesertanya sampai seribu lebih. Sementara hotelnya di sini kecil-kecil," kata politikus PPP itu, saat mengadakan silaturahmi dengan Forum Wartawan Pamekasan (FWP), Minggu (01/12).

Fathor berkaca pada kegiatan MTQ di Tuban, mulai dari jumlah peserta dan pendanaan hingga Rp 8 miliar. Sementara pendanaan MTQ di Pamekasan masih belum dipersiapkan. "Dari pendanaan belum terpikirkan, tunggu di tahun 2020 kita akan pikirkan nanti bersama eksekutif," ujarnya.

Total anggaran yang dipersiapkan, tambah Fathor, tentu tidak beda jauh dengan kegiatan MTQ di Tuban. Anggaran Rp 8 miliar, membuat Kabupaten Tuban dikenal karena didukung berbagai fasilitas lengkap.

"Karena ini lingkupnya se-Jatim, maka kita tidak boleh malu sebagai tuan rumah," harapnya.

Dipilihnya Pamekasan jadi tuan rumah MTQ, ungkap Fathor, bukan karena ketepatan atau keinginan pemerintah, melainkan Pamekasan sudah terjadwal di arisan usai penyelenggaraan di Tuban. Arisan tersebut berjalan selama dua tahun sekali.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam melalui Kabag Kesra Sekkab Pamekasan Akhmad Zaini menyatakan, pelaksanaan MTQ akan menggunakan APBD yang diperkirakan menelan dana kisaran Rp 7-8 miliar.

"Itu anggaran berdasarkan perkiraan dari daerah lain yang sudah menyelenggarakan MTQ. Ini masih akan mau diajukan ke bupati," tukas Zaini. (yen/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Rabu, 19 Februari 2020 12:00 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTentang meru...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...