Sabtu, 15 Mei 2021 15:50

OPOP Expo Perkenalkan Produk Santri di Jatim

Senin, 25 November 2019 23:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
OPOP Expo Perkenalkan Produk Santri di Jatim
Moh Ghofirin saat memberikan keterangan pers usai koordinasi dengan Sekdaprov di kantor Gubernur Jatim. foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - One Pesantren One Product (OPOP) yang merupakan program unggulan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terus diperkenalkan ke publik. Pekan ini, OPOP Expo digelar di Jatim Expo, Surabaya, 28-30 November 2019. Gelaran OPOP Expo ini menjadi bagian dari memperkenalkan produk pesantren yang melibatkan santri agar bisa diakses langsung oleh masyarakat.

Sekretaris OPOP Jatim, Moh. Ghofirin mengatakan OPOP Expo diminati masyarakat luas. Untuk itu, OPOP Expo menyiapkan 45 both di lokasi pameran. 30 di antaranya khusus untuk produk dari pesantren.

"Jumlah booth tidak banyak, karena program OPOP dikenalkan komunal branding. Sehingga pesantren yang memiliki produk yang sama akan dijadikan satu both," ujar Ghofirin kepada wartawan usai bertemu Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono membahas gelaran OPOP Expo di Kantor Gubernur Jatim, Senin (25/11) petang.

Pada expo ini, produk pesantren yang sudah daftar di antaranya produk makanan, handycraft, IT, dan fashion. OPOP Jatim menargetkan pada tahun 2023 produk pesantren bisa mencapai 250 produk.

BACA JUGA : 

Ekonomi Jatim Bangkit! Ini Data Detailnya!

Polda Jatim dan PT. Semen Indonesia Siap Kerja Sama Jaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Semen

Soal THR, Kadin Jatim Berharap Semua Pihak Bisa Memahami

Pengasuh Ponpes Dukung Polda Jatim Berantas Narkoba

"Pada tahun 2019 sudah terdapat 100 produk, ditargetkan 2020 sudah mencapai 150. Nantinya jika ada 5 pesantren sama produk AMDK (air minum dalam kemasan) maka disiapkan satu booth, bisa jadi sentra amdk," ungkapnya.

Ghofirin mengungkapkan, jumlah pesantren dan jumlah produk tidak sesuai, karena OPOP serius menghasilkan produk yang unggul secara kualitas. Sebab ada pesantren yang menghasilkan produk yang belum tentu sertifikasinya lengkap.

"Dalam rapat tadi, Pak Sekdaprov berpesan bahwa produk pesantren harus unggul secara kualitas dan sertifikasinya lengkap. Baik itu serifikasi halal, paten merk, SNI, izin edar, dan sebagainya. Indikasinya dari pesantren harus unggul secara kualitas diminati pasar dengan bukti sertifikasi," bebernya.

Di sisi lain, lembaga keuangan syariah di Jatim siap memberikan pendanaan bagi pesantren binaan program One Pesantren One Product (OPOP) untuk melancarkan bisnisnya. "Untuk bisnis kami sudah memiliki jejaring dengan lembaga keuangan syariah yang siap kerja sama dengan entitas bisnis di pesantren. Sehingga apa yang dilakukan betul dari bawah," tuturnya.

Pemerintah sendiri hanya memberikan penguatan agar niat pesantren melalui OPOP benar benar tercapai. "Saat ini yang siap Bank Jatim Unit Syariah. Jika peluang ini dibuka, perbankan di Jatim akan tertarik," pungkasnya. (mdr/rev)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa maksud...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...