Minggu, 27 September 2020 14:41

Diperintah Gus Dur, Kiai Asep Beli Markas Besar Oelama (MBO) Djawa Timoer Rp 1 M Kurs Sekarang

Selasa, 19 November 2019 11:04 WIB
Editor: MMA
Diperintah Gus Dur, Kiai Asep Beli Markas Besar Oelama (MBO) Djawa Timoer Rp 1 M Kurs Sekarang
Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA (kiri baju putih) saat menceritakan sejarah pencarian dan peralihan Markas Besar Oelama Djawa Timoer (MBODT) kepada M Mas'ud Adnan, S.Sos., M.Si di Guest House Institut KH Abdul Chalim Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Jawa Timur, Senin (18/11/2019). foto: BANGSAONLINE.COM

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Warga NU banyak yang belum tahu, bagaimana Markas Besar Oelama Djawa Timoer yang populer dengan nama MBODT itu kok bisa atas nama Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur. M Mas’ud Adnan, Pemimpin Umum HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE.com, berusaha mengorek cerita di balik sejarah MBODT kepemilikan tanah dan gedung bersejarah itu kepada Kiai Miliarder Asep Saifuddin Chalim di Institut KH Abdul Chalim Mojokerto, Senin (18/11/2019) kemarin. Berikut laporannya:

Dengan panorama alam yang indah – berlatar belakang pegunungan yang menghampar – kampus Institut KH Abdul Chalim itu berdiri megah. Angin terus berhembus, menerpa siapa pun yang berkunjung ke kampus yang berdiri di tengah areal persawahan dan hutan yang hijau dan asri itu.

Pada bagian agak ke belakang berdiri bangunan dua lantai terdiri 10 kamar yang disebut Guest House. Di situlah Kiai Asep Saifuddin Chalim sering menemui tamu-tamunya, di samping di kediamannya di Pondok Pesantren Amanatul Ummah tak jauh dari Guest House itu.

Berbaju putih dan berkopyah putih, kiai yang terkenal kaya dan dermawan itu Senin sore menerima M Mas’ud Adnan, Pemimpin Umum HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE.com. Dengan senyum ramah ia mempersilakan masuk. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Mas’ud Adnan untuk mengorek tentang sejarah MBODT yang Sabtu (16/11/2019) lalu dinapaktilasi oleh PWNU Jawa Timur.

Seperti diberitakan HARIAN BANGSA, napak tilas tempat bersejarah Markas Besar Oelama Djawa Timoer yang populer dengan nama MBODT dilakukan PWNU, tiga hari setelah Kiai Asep tandatangan pemindahan hak milik kepada PBNU. MBODT Djawa Timoer dikenal sebagai markas para ulama NU yang berperang melawan penjajah terutama dalam pertempuran 10 November Surabaya. Pada perang inilah Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy’ari mengeluarkan fatwa Resolusi Jihad.

Lalu bagaimana ceritanya kiai kok tanah itu bisa atas nama jenengan? “Saya disuruh Gus Dur mencari MBODT itu,” tutur Kiai Asep Saifuddin Chalim mengawali ceritanya. Saat itu Kiai Asep sedang menjabat sebagai Ketua PCNU Kota Surabaya. Sedang Gus Dur Ketua Umum PBNU.

Menurut Kiai Asep, tak mudah mencari di mana dan siapa yang punya hak milik tempat bersejarah itu. Namun karena perintah dari Gus Dur, maka Kiai Asep bekerja keras menelusuri, mencari gedung dan tanah MBODT itu. 

Akhirnya tanah dan gedung MBODT itu ditemukan di Jalan Satria RT 17 RW 03 Kedungrejo Waru Sidoarjo Jawa Timur. Kiai Asep langsung laporan kepada Gus Dur, kalau MBODT sudah ditemukan.

Bagaimana respons Gus Dur? “Yo tukuen…! (Ya dibeli…!),” kata Kiai Asep menirukan perintah Gus Dur sembari tersenyum. Padahal saat itu kondisi ekonomi Kiai Asep belum seperti sekarang.

“Kondisi keuangan saya saat itu masih pas-pasan,” kata Kiai Asep sembari tersenyum. Namun Kiai Asep tak mengeluh. Ia justru berusaha cari uang agar aset bersejarah itu bisa diselamatkan.

“Saya carikan uang. Ya tak lepas dari pengorbanan uang pribadi,” kata kiai yang kini memiliki santri 10.000 orang lebih itu.

Putra salah satu kiai pendiri NU KH Abdul Chalim itu kemudian bisa mengumpulkan uang sesuai permintaan orang yang memiliki MBODT itu. Berapa? “Saat itu saya beli kurang lebih Rp 110 juta lebih. Kalau sekarang sekitar Rp 1 Miliar,” tutur Kiai Asep.

Saat itu juga Kiai Asep langsung membalik nama tanah dan gedung perjuangan para ulama NU itu. “Saya atas namakan saya karena kalau atas nama NU saat itu kesulitan,” katanya.

Lalu apa rencana Kiai Asep setelah membeli MBODT? Kenapa kemudian terbengkalai? Ikuti lanjutan tulisan ini di BANGSAONLINE.com (MMA)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Minggu, 27 September 2020 12:13 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...