Rabu, 11 Desember 2019 06:38

Dinkes Kota Pasuruan Gelar Seminar Akbar Pentingnya Peran Masyarakat Turunkan AKI dan AKB

Selasa, 19 November 2019 01:24 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ardianzah
Dinkes Kota Pasuruan Gelar Seminar Akbar Pentingnya Peran Masyarakat Turunkan AKI dan AKB
Plt. Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, S.T, bersama Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan dr. Shierly Marlena. foto: ARDIANZAH/ BANGSAONLINE

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Kesehatan Kota Pasuruan menggelar seminar akbar Pentingnya Peranan Masyarakat Dalam Penurunan Angka Kematian Ibu dan Kematian Bayi.

Kegiatan yang digelar selama 3 (tiga) hari ini yakni Senin-Rabu (18-19/11) ini bertempat di Ruang Pertemuan Valencia Bakery Cafe & Resto Jalan Hayam Wuruk Nomor 11 Kebonsari Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Plt. Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, ST mengatakan, Hari Kesehatan Nasional (HKN) diperingati setiap tanggal 12 November. Adapun Tema HKN tahun 2019 adalah “Generasi Sehat Indonesia Unggul”. 

"Sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Presiden dalam pelantikan Kabinet Indonesia Maju 2020-2024, bahwa perhatian pemerintah dalam kurun 5 tahun mendatang diprioritaskan pada pembangunan Sumber Daya Manusia," katanya.

Berbagai keberhasilan pembangunan kesehatan untuk pembangunan Sumber Daya Manusia telah diraih dengan adanya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia setiap tahun dimana salah satu parameter yang diukur adalah “Angka Harapan Hidup”. 

"Angka Harapan Hidup (AHH) merupakan cerminan dari berbagai indikator dampak seperti Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI)," sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan, Angka Kematian Ibu hingga November tahun 2019 di Kota Pasuruan sebesar 0.6 per 1.000 lahir hidup atau 2 kematian ibu, menurun dibandingkan tahun 2018 sebesar 30.6 per 1000 Lahir hidup atau 10 kematian ibu. 

Angka Kematian Bayi hingga November tahun 2019 di Kota Pasuruan sebesar 6,9 per 1.000 lahir hidup atau 23 kematian bayi, meningkat dibandingkan tahun 2018 sebesar 6,1 per 1.000 lahir hidup atau 20 kematian bayi. 

"Semoga sisa waktu 2 bulan di tahun ini tidak ada peningkatan jumlah kematian bayi kembali. Harapan kita semua di tahun depan jumlah kematian ibu dan kematian bayi dapat ditekan atau bahkan zero kasus. Tentunya hal ini akan lebih mudah dilakukan bila semua pihak terlibat bersama-sama," harap Teno.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan dr. Shierly Marlena mengatakan, tujuan umum kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Kota Pasuruan Tahun 2019. 

"Yang bertujuan agar masyarakat mengetahui faktor penyebab kematian ibu dan kematian bayi serta mengetahui peranannya dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi Kota Pasuruan," ucapnya.

Turut hadir, Asisten Bidang Administrasi Umum dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Pasuruan, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, Direktur RSUD dr. R. Soedarsono dan Direktur, RS Graha Sehat Medika Kota Pasuruan.

Perlu diketahui, adanya lima pilar penurunan AKI dan AKB adalah peraturan/legislasi, komitmen program pemerintah, mulai dari pusat hingga kelurahan, komitmen tenaga kesehatan dan fasilitas pemberi layanan kesehatan ibu dan anak, komitmen pasangan suami istri dimulai menjadi calon ibu keluarga dan lingkungan sekitar merupakan pilar yang harus memainkan peranan masing-masing.

Komitmen konkret Pemerintah Kota Pasuruan sebagaimana dimaksud berupa memberikan fasilitas pelayanan kesehatan yang mudah diakses secara geografis maupun secara finansial. Perwali Nomor 05/2018 yaitu program UHC (Universal Health Coverage), telah menjamin semua masyarakat Kota Pasuruan memiliki jaminan kesehatan.

Sistem Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) yang menghadirkan bidan kelurahan di setiap kelurahan yang ada di Kota Pasuruan yang memiliki tugas memantau kesehatan ibu hamil, bersalin, nifas, bayi dan anak balita serta anak prasekolah di wilayah kelurahan. (ard/par/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 09 Desember 2019 06:11 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Untuk menyambut peringatan hari jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-248 pada 18 Desember 2019, Kabupaten yang berjuluk The Sunrise of Java ini menggelar parade seni budaya Kuwung dengan tema "Gumelare Bumi Blambangan" Sab...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...