Senin, 03 Agustus 2020 22:18

Anggota Komisi V DPR RI Kritisi Kinerja BPWS, Selama 10 Tahun Belum Tampak Percepatan Pembangunan

Selasa, 19 November 2019 00:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Anggota Komisi V DPR RI Kritisi Kinerja BPWS, Selama 10 Tahun Belum Tampak Percepatan Pembangunan
H. Syafiuddin, S.Sos., Anggota Komisi V DPR RI.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Anggota Komisi V DPR RI H. Syafiuddin mengkritisi kinerja BPWS yang selama 10 tahun ini belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pengembangan sosial ekonomi di Madura.

Kritik ini disampaikan Safiuddin ketika rapat dengar pendapat (RDP) dengan BPWS, BMKG, dan Basarnas di Gedung Nusantara II, Senin (17/11/2019).

Menurut Safiuddin, kritik terhadap BPWS sejatinya sudah sering disampaikan, bahkan saat pihaknya masih menjadi anggota DPRD Bangkalan selama dua periode, hingga menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dan saat ini jadi anggota DPR RI. 

"Memang jarak tempuh Madura-Surabaya hanya memakan waktu 10 menit, namun tidak sebanding pesatnya kemajuan Surabaya. Kemajuan ekonomi antara Madura-Surabaya tidak sebanding dengan kemajuan perekonomian yang ada di kaki Suramadu Selatan," ujar politikus PKB ini.

Menurutnya, BPWS telah diberikan wewenang luar biasa oleh pemerintah pusat sesuai amanah Perpres 27 tahun 2008, namun tidak mampu menjalankan amanahnya. Yakni, BPWS memiliki fungsi dan tugas untuk pengelolaan, pembangunan, dan fasilitasi percepatan pembangunan wilayah Suramadu. 

Bahkan, beberapa pembangunan inovasi BPWS tidak dapat berfungsi secara maksimal. Ia menyontohkan PAM dari Sumber Pocong yang belum dapat beroperasi. Padahal sudah dibangun sejak tahun 2016

"Selain itu, terkait pembangunan Taneyan Lanjhang, saat ini masih mangkrak belum dapat operasi. Bahkan kios-kios yang dibangun hampir tidak ada perawatan, tidak ada pemeliharaan pasca dibangunnya Taneyan Lanjhang, banyak kios-kios terbengkalai," jelasnya.

"Pembangunan PAM dan Taneyan Lanjhang ini hanya sebatas membangun, habis itu ditinggal tidak ada tindak lanjut, ini mubadzir sekali. Harusnya BPWS bisa saja mencari jalan keluar (terkait pemiliharan Taneyan Lanjhang) dengan cara disewakan. Sehingga uang sewa tersebut bisa menanggulangi biaya pemeliharaan," usul Syafiuddin.

Terkait sejumlah persoalan itu, ia meminta BPWS melakukan evaluasi. "Artinya BPWS harus melakukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap kinerjanya. Apalagi saat ini para pejabat BPWS kumpulan pelaksana tugas (Plt), bagaimana bisa mengambil kebijakan strategis?," cetusnya.

Selain itu, Syafiuddin juga meminta BPWS disempurnakan, dengan memasukkan 4 bupati di Madura dalam susunan organisasi walaupun sebagai panasihat.

"Tokoh masyarakat Madura juga harus dilibatkan, baik itu ulama dan tokoh blater, karena kedua tokoh tersebut memiliki peranan penting dan memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat khsusnya masyarakat Bangjalan dan Sampang," pintanya

Pihaknya lewat Komisi V akan menyurati Presiden terkait usulan-usulan demi perbaikan BPWS itu. "Saya sebagai orang Madura asli secara pribadi siap membantu pemerintah menjembatani atau melakukan kerja sama dengan para tokoh ulama atau patron blater, walaupun tupoksi DPR sebagai pengawasan," pungkasnya. (uzi/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...