Rabu, 12 Agustus 2020 21:45

Pemkot Pasuruan Sosialisasi Rencana Pemasangan Jargas Rumah Tangga 2020

Rabu, 13 November 2019 00:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ardianzah
Pemkot Pasuruan Sosialisasi Rencana Pemasangan Jargas Rumah Tangga 2020
Plt. Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, S.T. saat membuka sosialisasi.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota  (Pemkot) Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan menggelar Sosialisasi Rencana Pemasangan dan Pemanfaatan Jaringan Gas (Jargas), di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan, Selasa (12/11). 

Plt. Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, ST mengatakan pembangunan jaringan gas merupakan bagian dalam RPJMN tahun 2015-2019 karena dapat memenuhi kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien. Jaringan gas juga merupakan sebagai salah satu proyek strategis nasional yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. 

"Sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Presiden Nomor 3 tahun 2016 Jo Peraturan Presiden Nomor 56 tahun 2018 serta diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 6 tahun 2019 tentang penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jaringan transmisi dan/atau distribusi gas bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, tujuan dari program pembangunan jargas adalah memberikan akses energi kepada masyarakat, memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui penghematan pengeluaran biaya bahan bakar.

"Membantu ekonomi masyarakat menuju ekonomi masyarakat mandiri dan ramah lingkungan dan mengurangi beban subsidi BBM dan/atau LPG pada sektor rumah tangga," lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Teno menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian ESDM melalui Perusahaan Gas Negara (PGN) yang telah membantu Pemerintah Kota Pasuruan dalam rangka memenuhi kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Dyah Ermitasari, ST, MT menuturkan, maksud dan tujuan sosialisasi ini adalah untuk membantu meminimalisir biaya kebutuhan hidup sehari-hari warga Kota Pasuruan.

"Karena harga gas bumi lebih murah dan dapat meningkatkan perekonomian daerah, memberikan pemahaman kepada masyarakat calon penerima bantuan jaringan gas tentang operasional jaringan gas serta meminimalisir bahaya/dampak yang ditimbulkan akibat pemakaian jaringan gas bumi," tuturnya. 

Ia melaporkan, pada tahun 2018 telah terbangun jaringan gas dan sambungan rumah sebanyak 5.000 kepala keluarga (KK) di 8 kelurahan. Rencana akan dibangun jaringan dan sambungan rumah sebanyak ± 7.004 KK di tahun 2020 di 10 kelurahan. 

Mulai Kelurahan Bugul Kidul, Kelurahan Krampyangan, Kelurahan Bakalan, Kelurahan Purutrejo, Kelurahan Tembokrejo, Kelurahan Wirogunan, Kelurahan Sekargadung, Kelurahan Petamanan, Kelurahan Pekuncen, dan Kelurahan Kandangsapi.

Peserta sosialisasi sebanyak 400 orang yang terdiri dari undangan OPD 8 peserta, kecamatan 3 peserta, kelurahan 10 peserta, RT, RW, Tokoh Masyarakat dan Calon Penerima Manfaat Jaring Gas 375 peserta dan Perusahaan Gas Negara (PGN) 4 peserta. 

Turut hadir Plt Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas OPD Terkait, Camat dan Lurah Kota Pasuruan, Narasumber dari PT. PGN Cabang Pasuruan, peserta sosialisasi serta undangan lain. (ard/par/ian) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...