Kamis, 14 November 2019 23:58

Disbudpar Jatim Gelar Festival Dalang Muda Diikuti 17 Daerah

Jumat, 08 November 2019 17:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Devi Fitri
Disbudpar Jatim Gelar Festival Dalang Muda Diikuti 17 Daerah
Pedalang cilik saat menunjukkan kebolehannya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur (Disbudpar Jatim) menggelar Festival Dalang Muda Jatim yang berlangsung pada Kamis (7/11) hingga Sabtu (9/11), di Taman Budaya Jatim, Jl. Gentengkali, Surabaya. Festival Dalang Muda yang diikuti 17 daerah ini dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional.

Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Heru Tjahjono dalam sambutannya saat membuka acara itu mengingatkan pentingnya pemahaman pakem-pakem dalam dunia pewayangan bagi para dalang muda.

“Saya menitip kepada Pepadi (Persatuan Dalang Indonesia), dalam memberikan pengajaran dalang, cukup ‘pakem’nya saja, tidak perlu ilustrasi,” kata Sekdaprov Heru saat memberikan sambutan di Pendapa UPT Taman Budaya Jatim, Jalan Gentengkali 85 Surabaya, Kamis (7/11/2019).

Khusus kepada para dalang senior, Sekda berpesan agar lebih berhati-hati dan telaten menurunkan serta memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada juniornya. Hal tersebut dikarenakan dalang muda saat ini termasuk dalam kategori generasi milenial, masalah ‘Pakem’ adalah satu landasan penting yang harus ditanamkan ke setiap dalang muda.

"Pakem itu kaya akan filosofi, makna serta petuah-petuah tentang kehidupan yang diharapkan, yakni bisa disampaikan tak hanya kepada generasi saat ini, namun generasi mendatang," kata dia.

Heru juga menegaskan, pemahaman ‘pakem’ tanpa tambahan ilustrasi itu tidak bermaksud untuk mengurangi daya kreativitas para dalang muda. Namun sebagai upaya untuk tetap menjaga originalitas cerita yang disampaikan melalui wayang.

Para dalang muda diharapkan bisa lebih memahami dahulu pakem dasar dalam dunia pewayangan, sebelum mengembangkan kreativitas mereka. “Mereka boleh melakukan inovasi dalam sebuah pagelaran, pada saat goro-goro lalu campursarian boleh, atau mungkin campursari dengan orkestra juga boleh. Tapi jika kembali ke wayang, tetap harus pada pakemnya,” kata Sekdaprov Heru.

Heru juga menyampaikan dukungannya saat ditanya soal pagelaran dengan menggunakan bahasa Inggris. Menurut dia, penggunaan bahasa Inggris merupakan salah satu upaya menginternasionalkan wayang itu sendiri. Namun, sebut Heru, tetap harus dalam pakem-pakem yang telah ada sejak nenek moyang terdahulu. "Sehingga nilai-nilai yang terkandung dalam wayang tidak hilang," jelas dia.

Dalam Festival Dalang Muda ini juga diramaikan dengan Pameran Seni Rupa Wayang dengan tema Ayang-ayang, Pameran Kerajinan Wayang, Lomba Mewarnai Wayang, Gamelan Sekaten, dan terdapat Flashmob. (dev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...