Minggu, 12 Juli 2020 17:05

Gandeng PT. Multi Bintang dan Bank Sampah, 2.500 Relawan Aliansi Air Mojokerto Bersih-bersih Sungai

Jumat, 08 November 2019 00:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rochmad Aris
Gandeng PT. Multi Bintang dan Bank Sampah, 2.500 Relawan Aliansi Air Mojokerto Bersih-bersih Sungai
Para relawan aliansi air saat bersih-bersih sampah Sungai Cumpleng.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 2.500 relawan gabungan dari Aliansi Air Mojokerto, PT. Multi Bintang, dan Bank Sampah Mojokerto menggelar aksi bersih-bersih sungai dan program edukasi tata kelola sampah, Kamis (7/11). Kegiatan ini bagian dari gerakan tiga tahun memulihkan kebersihan sungai yang ada di kawasan Mojokerto.

Lokasi bersih-bersih sungai di antaranya adalah Sungai Cumpleng yang merupakan anak sungai dari Sungai Brantas.

“Sungai adalah sumber kehidupan yang penting, tetapi belum sepenuhnya terlindungi dengan baik. Aliansi Air bersama Multi Bintang selalu berkomitmen untuk melindungi sumber daya air di mana pun kami beroperasi. Kami percaya gerakan ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat di Mojokerto, tetapi juga bagi jutaan orang di Jawa Timur,” kata Ika Noviera, Corporate Affairs Director PT Multi Bintang Indonesia Tbk, di Mojokerto, Kamis (07/11).

Untuk mendorong gerakan tiga tahun ini, Aliansi Air Mojokerto dan Multi Bintang menggelar aksi penggalangan dana lewat platform KitaBisa.com untuk mengundang partisipasi masyarakat Indonesia agar mendukung perjalanan Sungai Cumpleng menjadi bersih kembali.

Sebagai bagian dari penggalangan dana, pada tanggal 7 November 2019, para relawan aliansi air dan 12 karyawan Multi Bintang melakukan lari estafet River2River sepanjang 88 km dari Sungai Cumpleng dan dua sungai lainnya di Mojokerto dalam tiga hari. Di waktu yang bersamaan, ribuan relawan Aliansi Air Mojokerto dan Bank Sampah Mojokerto akan membersihkan sampah di sungai dan edukasi tata kelola sampah di sepanjang rute. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan sungai.

Donasi ini akan berkontribusi untuk instalasi jebakan sampah bambu di sungai, kegiatan bersih-bersih sungai bank sampah, dan program pendidikan pengelolaan sampah di Sungai Cumpleng selama tiga tahun yang dilakukan oleh Aliansi Air Mojokerto dan Bank Sampah Mojokerto. Target pendanaan yang ingin dicapai adalah sebesar 1 miliar rupiah.

“Untuk setiap 250 juta rupiah yang terkumpul, Yayasan Sahabat Multi Bintang akan menambah 100 juta rupiah lagi untuk inisiatif ini,” kata Ika.

Menurut Ika, Indonesia memiliki sistem sungai yang beragam di seluruh negeri. Sungai-sungai mengakomodasi kebutuhan masyarakat untuk transportasi dan penggunaan air rumah tangga, terutama untuk memasak. Selain itu, ikan dari sungai juga merupakan sumber pasokan makanan bagi masyarakat.

“Masyarakat menggunakan air dari sungai untuk memenuhi kebutuhan hidup dan memasak sehari-hari. Sungai yang bersih dan jernih adalah anugerah dari alam tetapi kita kehilangannya sekarang. Pengetahuan yang tidak memadai tentang tata kelola sampah adalah alasan mengapa kondisi sungai menjadi seperti ini,” kata Gangsar salah satu pendiri Aliansi Air Mojokerto, 7 November 2019. (ris/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...