Minggu, 26 Januari 2020 13:41

Gus Dur Pahlawan, Kader Muda NU Ini Nazar Jalan Kaki Kediri-Jombang

Kamis, 07 November 2019 23:03 WIB
Editor: .
Wartawan: M. Didi Rosadi
Gus Dur Pahlawan, Kader Muda NU Ini Nazar Jalan Kaki Kediri-Jombang
dr. Sukma Sahadewa, Kader Muda NU Jatim. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Setiap tanggal 10 November, bangsa ini memperingatinya sebagai Hari Pahlawan. Peringatan itu berasal dari pertempuran 10 November 1945, di mana arek-arek Surabaya dengan gagah berani bertempur melawan pasukan sekutu yang terlatih dan dilengkapi persenjataan canggih.

Menjelang 10 November, pemerintah memiliki tradisi memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada individu atau tokoh yang dinilai berjasa kepada bangsa dan negara. Tahun ini, masyarakat Jawa Timur berharap pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepada KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Harapan itu diungkapkan kader muda NU, Sukma Sahadewa.

"Saya dan mayoritas warga NU berharap pemerintah tahun ini memberikan gelar pahlawan nasional kepada Gus Dur. Saya bernazar akan jalan kaki dari rumah saya di Kediri hingga ke makam Gus Dur di Jombang bila pemerintah memberikan gelar pahlawan kepada Gus Dur," ujar pria yang akrab disapa Dokter Sukma itu, Kamis (7/11).

Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Surabaya ini mengungkapkan, Gus Dur yang juga Presiden RI ke-4 itu sudah memenuhi syarat administatif untuk mendapatkan gelar pahlawan. Bahkan semua tahapan dan proses untuk mendapatkan gelar pahlawan sudah dilalui, termasuk usulan resmi dari pemerintah provinsi Jawa Timur ke Kementerian Sosial RI.

Sukma menambahkan, Gus Dur memberikan sumbangan besar terhadap perjalanan bangsa ini. Cucu KH. Hasyim Hasy'ari itu telah meninggalkan legacy berupa Hari Raya Imlek yang selama rezim orde baru dilarang. Padahal, imlek tidak hanya diperingati oleh umat agama Konghucu tetapi oleh etnis Tionghoa secara umum.

"Gus Dur adalah pejuang HAM, tokoh pluralisme, dan pahlawan kemanusiaan. Saya kira sudah waktunya pemerintah memberikan pengakuan resmi lewat penetapan gelar pahlawan nasional," ujar bakal calon Bupati Kediri ini.

Rencananya, Presiden akan mengumumkan penerima gelar pahlawan pada Jumat (8/11). Satu nama yang dipastikan mendapatkan gelar pahlawan adalah Roehana Koeddoes. Tokoh pers perempuan itu diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Sementara nama lain, masih disimpan rapat oleh Presiden Joko Widodo. (mdr)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 25 Januari 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*80. Waqul rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa-akhrijnii mukhraja shidqin waij’al lii min ladunka sulthaanan nashiiraan.Dan katakanlah (Muhammad), ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan keluark...
Selasa, 21 Januari 2020 13:25 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...