Rabu, 22 Januari 2020 23:27

Gara-gara Eek di Celana, Alasan Ayah Tiri di Malang Aniaya Balita Hingga Tewas, Begini Kronologinya

Jumat, 01 November 2019 17:28 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Gara-gara Eek di Celana, Alasan Ayah Tiri di Malang Aniaya Balita Hingga Tewas, Begini Kronologinya
Kapolres Malang Kota AKBP Doni Alexander didampingi Kasatreskrim, Kabag Ops, dan Kasubag Humas saat menunjukkan barang bukti dari tersangka EAA di Mapolres setempat, Jumat (01/11). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Motif Ery Age Anwar (36), ayah tiri yang melakukan penganiayaan terhadap anaknya, balita berumur tiga tahun, di Kota Malang akhirnya terungkap. Gara-garanya, tersangka kesal karena mendapati anaknya AA (3) buang air besar di celana.

Hal ini menjadikan pria asal Sukoharjo Jateng yang bertempat tinggal di Perumahan Tlogowaru Indah D-4 Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang ini kalap. Tersangka membawa korban ke kamar mandi, lantas diguyur dengan air dari bak mandi. Korban yang menggigil kedinginan kemudian terpeleset dan terjatuh. Bukannya ditolong, tersangka malah menginjaknya sebanyak dua kali di bagian perut dan bagian pinggang.

Hal ini terungkap saat pers rilis yang digelar di Mapolres Malang Kota dipimpin Kapolres AKBP Doni Alexander, Jumat (01/11). “EAA (Ery Age Anwar, Red) telah ditetapkan sebagai tersangka sekaligus dilakukan penahanan oleh pihak Polres Malang Kota, tertanggal 31 Oktober 2019 usai menganiaya Agnes Arnelita atau AA (3), di Perumahan Tlogowaru, Rabu (30/10), sekitar pukul 14.00 hingga menyebabkan kematian,” papar kapolres.

AKBP Doni mengungkap penyebab meninggalnya korban karena mengalami sesak napas usai diinjak tersangka di bagian perut dan pinggang. Mengetahui hal ini, korban sempat dibawa ke kamar tidur dan tersangka membalurinya dengan minyak telon.

“Korban juga sempat memberikan penghangatan langsung dari kompor gas bertujuan supaya napasnya normal kembali. Akan tetapi, segala upaya dan usaha gagal dicobanya. Korban tetap kesulitas napas. EAA akhirnya langsung melarikannya ke RS swasta di kawasan Kedungkandang Kota Malang,” kata kapolres.

Menurut pengakuan tersangka, ia mengatakan kepada dokter bahwa korban mengalami sesak napas akibat terjatuh dari kamar mandi dan tubuhnya kemasukan air. Namun dokter yang melakukan pemeriksaan mendapati korban mengalami luka hamtaman oleh benda tumpul.

“Tepatnya mengenai perut dan pinggang. Maka pada akhirnya korban tidak bisa tertolong lagi. Tersangka pun mengakuinya apa yang sudah diperbuatnya di hadapan penyidik,” imbuhnya seraya mengatakan saat kejadian, istrinya sedang ada di luar rumah.

“Kami masih terus mengembangkan penyidikan lebih lanjut. Penyidik masih membutuhkan kesaksian banyak pihak. Tidak menutup kemungkinan, perilaku tersangka ini tidak hanya sekali melakukan penganiayaan,” cetusnya.

“Atas perbuatannya, tersangka kita kenai pasal 80 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang kekerasan fisik pada anak hingga menyebabkan kematian. Ancamannya hukumannya maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (iwa/thu/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Senin, 20 Januari 2020 14:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Selasa, 21 Januari 2020 13:25 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...