Rabu, 20 November 2019 05:36

Teror Tamu Gendam Hantui Warga Jember, Sikat Uang dan Perhiasan

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:08 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yudi Indrawan
Teror Tamu Gendam Hantui Warga Jember, Sikat Uang dan Perhiasan
Sumiati warga Dusun Kendalan, Desa/Kecamatan Semboro, Jember, diduga menjadi korban gendam laki-laki yang bertamu ke rumahnya memberi keterangan didampingi suami.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Sumiati warga Dusun Kendalan, Desa/Kecamatan Semboro, Jember, Jawa Timur, diduga menjadi korban gendam seorang laki-laki yang bertamu ke rumahnya. Dalam sekejap, uang puluhan juta dan perhiasan raib.

Pengakuan Sumiati, ketika itu ada laki-laki bertamu dan langsung mengajak salaman. Setelah itu, tamu tiba-tiba memukul tengkuk lehernya. Setelah itu, dia tak sadar, namun bisa melihat apa yang dilakukan para pelaku.

"Saat itu saya tidak sadar, tapi bisa melihat laki-laki itu sedang meraba leher mengambil perhiasan saya, terus masuk ke dalam rumah. Tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa," kata Sumiati saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (19/10).

Sumiati mengisahkan, kejadian yang dialaminya itu terjadi Jumat (18/10/2019), saat persiapan Salat Jumat. "Seperti kayak sadar dan gak sadar, saya didorong masuk dan dibentak-bentak, mana suamimu? Saya jawab kerja, tapi seperti lemas tidak bisa berbuat apa-apa gitu," ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Sumiti, laki-laki itu masuk ke dalam kamar, dan mengambil bungkusan uang dalam kresek berjumlah Rp 20 juta, uang cicilan hasil penjualan mobil.

"Terus uangnya itu dikipas-kipaskan di hadapan saya untuk dipamerkan gitu. Tapi kalau ciri-ciri orangnya pakai helm teropong, pakai sarung tangan, jaket hitam, dan celana coklat," jelas Sumiati seperti masih ling lung.

Pelaku pun juga mengikat korban di tiang ruang tamu rumahnya. Mulut korban dilakban, kaki dan tangan diikat. Setelah itu korban disiram bensin dan ditinggal begitu saja. Selanjutnya, korban pun didampingi warga melapor ke Mapolsek Semboro dan segera mendapat penanganan.

"Dari keterangan korban, kami langsung lakukan olah TKP yang dilakukan Tim Inafis dan Resmob," kata Kapolsek Semboro Iptu Fachtur Rahman saat dikonfirmasi wartawan.

Terkait kronologis kejadian, bensin, tali tampar, yang menolong siapa? Masih dalam tahap lidik. "Unsurnya sementara ini gendam, kecuali nanti ditemukan hal lain," tandasnya. (jbr1/yud/ns)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...