Selasa, 25 Februari 2020 03:35

ASN Harus Memiliki Kompetensi Sosiokultural

Kamis, 17 Oktober 2019 18:33 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
ASN Harus Memiliki Kompetensi Sosiokultural
Pembinaan pegawai dalam rangka peningkatan kompetensi pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Kediri.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Guna meningkatkan kompetensi serta mencegah bahaya peredaran narkoba, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Kepegawaian Daerah melakukan pembinaan pegawai pejabat pengawas seluruh SKPD di Pendopo Kabupaten Kediri, Selasa (15/10). Hadir pada pembinaan ini, Kepala BKD, Drs. Moh. Solikin, M.A.P, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ir. Edy Yuwono, M.T., Sekretaris TP3 Kabupaten Kediri, Drs. Eko Ediono, M.Si., dan BNN Kabupaten Kediri sebagai pemateri.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi serta mencegah bahaya peredaran narkoba. Hal ini perlu disampaikan kepada para ASN yang memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

Membacakan sambutan Bupati Kediri, Asisten Pemerintahan dan Kesra menganggap bahwa pembinaan kompetensi serta bahaya peredaran narkoba ini merupakan hak dan kewajiban seorang ASN.

“Salah satu kompetensi yang wajib dimiliki ASN adalah kompetensi sosiokultural. Karena itu, sebagai penopang kompetensi manajemen. Sedangkan pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba harus benar-benar mendapatkan dukungan serta komitmen dari lingkup pemerintah,” ujarnya.

Menurut Sekretaris TP3, Eko Ediono, karena selalu berada dalam lingkup sosial, ASN harus memiliki kompetensi sosiokultural. “Kompetensi ini mengharapkan dan mengamanahkan seorang ASN untuk tidak terbelenggu dalam kantor seperti urusan tupoksi dan internal,” katanya.

Sesuai hal tersebut, ASN harus dapat melayani masyarakat luas dengan baik dengan beberapa ilmu komunikasi. Seperti komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, komunikasi organisasi, komunikasi sosial, komunikasi publik, serta komunikasi massa.

Selanjutnya para peserta juga menerima materi mengenai bahaya narkoba dan zat-zat berbahaya lainnya yang disampaikan Drs. Imam Hanafi, M.Pdi selaku Kasubag Umum BNN Kabupaten Kediri. Ia mengatakan, Indonesia saat ini sedang darurat narkoba. Selain di lingkungan masyarakat, di lingkup pemerintah khususnya ASN agar mampu mengantisipasi bahaya penggunaan dan peredaran narkoba.

Di akhir acara, dilaksanakan tes urine kepada seluruh peserta. Nantinya para urine ASN tersebut akan diperiksa lebih detail apakah ada yang mengadung narkoba dan zat berbahaya atau tidak. Dari pemeriksaan urine diharapkan semua negatif narkoba. (adv/kominfo/rif)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...