Nampak pekerja saat mengerjakan stand stand pasar di Kabupaten Mojokerto.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan tetap berkomitmen meningkatkan pertumbuhan perekonomian dan memperkuat ekonomi kerakyatan dengan melakukan program revitalisasi pasar rakyat.
Setelah menyelesaikan pembangunan beberapa pasar tradisional di sejumlah Kecamatan, Pemkab Mojokerto mempercepat pembangunan maupun revitalisasi 6 pasar yaitu, Pasar oleh-oleh Sooko, Pasar Rakyat Jetis, Pasar Lespadangan, Pasar oleh-oleh Jotangan, Pasar Wisata Pacet, dan Pasar Trowulan.
BACA JUGA:
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Investasi di Kabupaten Mojokerto pada 2025 Capai Rp4,45 Triliun, Gus Barra Apresiasi Sektor Industri
- Sekda Mojokerto: Bukan Dipanggil, Justru Kami Sengaja Datang ke KPK untuk Konsultasi
- Khofifah Resmikan IPA SPAM Mojolagres dan Beri Bantuan 400 Drum Aspal ke Pemkab Mojokerto
Kasi Pembinaan dan Penyuluhan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto Arif Yasin Pribadi menyampaikan, konsep pembangunan/revitalisasi 6 pasar rakyat yang dikerjakan Disperindag tersebut, tidak hanya sekadar pembenahan bangunan fisik, tetapi juga nonfisik yang terkait dengan pengelolaan pasar dan integrasi dengan sektor-sektor lainnya.
Menurutnya, untuk memperkuat peran pasar rakyat dalam perekonomian suatu daerah, Pemerintah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah melakukan pembangunan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas pengelolaan pasar rakyat. Pasar rakyat yang dilaksanakan oleh Disperindag telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) yang menjadi rujukan bagi pengelola pasar dalam mengelola dan memberdayakan komunitas pasar secara optimal dan profesional.
"Disperindag menggenjot percepatan pembangunan 6 pasar rakyat yang tersebar di beberapa kawasan masing-masing kecamatan. Diharapkan pula dapat menjadi rujukan agar pasar rakyat dapat menjadi rumah ekonomi dan rumah budaya masyarakat Kabupaten Mojokerto yang mempunyai daya saing dengan tetap mempertahankan kearifan lokal," jelas Arif, Jumat, 11 Oktober 2019.
Salah satu pedagang pasar Suyanto mengatakan, dia bersama teman-teman lainya sangat mendukung program Disperindag yang melakukan revitalisasi maupun pembangunan pasar rakyat. "Ini dapat menaikkan penjualan kami, pasar jadi bersih, luas, dan nyaman bagi para pembeli," ungkap Suyanto, Jumat (11/10). (ris/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




