Senin, 06 Juli 2020 08:20

Ansor dan Pemuda Pancasila Sidoarjo ​Kutuk Penyerangan Terhadap Menkopolhukam

Jumat, 11 Oktober 2019 18:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Ansor dan Pemuda Pancasila Sidoarjo ​Kutuk Penyerangan Terhadap Menkopolhukam
Detik-detik Menkopolhukan Wiranto ditusuk.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Peristiwa penyerangan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto juga memantik reaksi sejumlah kalangan di Sidoarjo.

Termasuk dari GP Ansor dan Pemuda Pancasila Sidoarjo. Mereka ramai-ramai mengecam aksi radikalisme tersebut, dan mengajak masyarakat Sidoarjo untuk bersama-sama memeranginya.

"Peristiwa tersebut harus menjadi peringatan bagi kita. Termasuk aparat keamanan dan pemerintah di Sidoarjo. Karena di Sidoarjo juga ada kelompok-kelompok radikal seperti itu," kata Ketua Ansor Sidoarjo Riza Ali Faizin, Jumat (11/10/2019).

Menurut dia, Ansor selama ini terus memantau pergerakan-pergerakan di beberapa wilayah. Jika dibutuhkan, banom NU itupun mengaku siap bergerak sewaktu-waktu.

"Yang lebih penting dari itu, kami meminta kepada para penegak hukum dan pemerintah di Sidoarjo untuk lebih waspada. Jangan sampai kejadian seperti di Banten itu terulang di Sidoarjo," tandas pria yang juga duduk sebagai anggota Komisi B DPRD Sidoarjo tersebut.

Sementara Mursidi, Ketua Pemuda Pancasila Sidoarjo juga menyampaikan kegeramannya terhadap kasi radikalisme. "Kami mengutuk keras perbuatan teror yang terjadi di Pandeglang Banten tersebut," katanya.

Disebutnya bahwa pelaku-pelaku teror atau aksi radikalisme itu adalah musuh masyarakat. Karenanya, dia juga mengimbau dan mengajak warga Sidoarjo untuk selaku hari-hati dan waspada terhadap gerakan-gerakan seperti itu.

"Kita harus mewaspadainya, di lingkungan kita masing-masing. Jangan sampai pelaku atau kelompok-kelompok seperti itu beraksi di Sidoarjo," sambung Mursidi.

Terpisah, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk selalu waspada terhadap gerakan-gerakan radikalisme di Sidoarjo.

"Kita harus selalu waspada. Kami, pihak kepolisian juga terus berusaha bersama MUI, FKUB, Ormas, tokoh masyarakat, dan sebagainya untuk mengantisipasi aksi-aksi teror dan radikalisme itu," ungkapnya.

Ia mengaku, kelompok-kelompok atau pelaku teror di Indonesia juga berpotensi masuk ke Sidoarjo. Sehingga kewaspadaan tetap harus dilakukan untuk bersama-sama menjaga Sidoarjo supaya tetap aman. (cat/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...