Selasa, 25 Februari 2020 02:49

Ansor dan Pemuda Pancasila Sidoarjo ​Kutuk Penyerangan Terhadap Menkopolhukam

Jumat, 11 Oktober 2019 18:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Ansor dan Pemuda Pancasila Sidoarjo ​Kutuk Penyerangan Terhadap Menkopolhukam
Detik-detik Menkopolhukan Wiranto ditusuk.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Peristiwa penyerangan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto juga memantik reaksi sejumlah kalangan di Sidoarjo.

Termasuk dari GP Ansor dan Pemuda Pancasila Sidoarjo. Mereka ramai-ramai mengecam aksi radikalisme tersebut, dan mengajak masyarakat Sidoarjo untuk bersama-sama memeranginya.

"Peristiwa tersebut harus menjadi peringatan bagi kita. Termasuk aparat keamanan dan pemerintah di Sidoarjo. Karena di Sidoarjo juga ada kelompok-kelompok radikal seperti itu," kata Ketua Ansor Sidoarjo Riza Ali Faizin, Jumat (11/10/2019).

Menurut dia, Ansor selama ini terus memantau pergerakan-pergerakan di beberapa wilayah. Jika dibutuhkan, banom NU itupun mengaku siap bergerak sewaktu-waktu.

"Yang lebih penting dari itu, kami meminta kepada para penegak hukum dan pemerintah di Sidoarjo untuk lebih waspada. Jangan sampai kejadian seperti di Banten itu terulang di Sidoarjo," tandas pria yang juga duduk sebagai anggota Komisi B DPRD Sidoarjo tersebut.

Sementara Mursidi, Ketua Pemuda Pancasila Sidoarjo juga menyampaikan kegeramannya terhadap kasi radikalisme. "Kami mengutuk keras perbuatan teror yang terjadi di Pandeglang Banten tersebut," katanya.

Disebutnya bahwa pelaku-pelaku teror atau aksi radikalisme itu adalah musuh masyarakat. Karenanya, dia juga mengimbau dan mengajak warga Sidoarjo untuk selaku hari-hati dan waspada terhadap gerakan-gerakan seperti itu.

"Kita harus mewaspadainya, di lingkungan kita masing-masing. Jangan sampai pelaku atau kelompok-kelompok seperti itu beraksi di Sidoarjo," sambung Mursidi.

Terpisah, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk selalu waspada terhadap gerakan-gerakan radikalisme di Sidoarjo.

"Kita harus selalu waspada. Kami, pihak kepolisian juga terus berusaha bersama MUI, FKUB, Ormas, tokoh masyarakat, dan sebagainya untuk mengantisipasi aksi-aksi teror dan radikalisme itu," ungkapnya.

Ia mengaku, kelompok-kelompok atau pelaku teror di Indonesia juga berpotensi masuk ke Sidoarjo. Sehingga kewaspadaan tetap harus dilakukan untuk bersama-sama menjaga Sidoarjo supaya tetap aman. (cat/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...