Kamis, 14 November 2019 23:47

Apa Anda Suka Telan Empedu Ular untuk Kejantanan? Siap-siaplah Otak Ditinggali Cacing Pita Raksasa

Jumat, 11 Oktober 2019 17:13 WIB
Editor: Choirul
Apa Anda Suka Telan Empedu Ular untuk Kejantanan? Siap-siaplah Otak Ditinggali Cacing Pita Raksasa
Operasi mengangkat cacing pita di lipatan otak. foto: mirror.co.uk

BANGSAONLINE.com – Mitos menelan empedu ular untuk menambah vitalitas pria dan membuang racun di tubuh, membuat banyak orang rela merogoh kantong saku untuk beli ular. Selain dagingnya dimasak, darahnya diminum, empedunya juga diuntal untuk meningkatkan kejantanan.

Faktanya, Xiao Wei (29) dari Shantou di China, membiasakan diri untuk menelan empedu ular, selain untuk mengeluarkan racun tubuh, juga untuk menambah kegarangan di tempat tidur.

Namun, puncaknya pada 3 Maret lalu, tiba-tiba dia kejang lalu pingsan. Dokter dibuat kelabakan mencari penyebabnya. Dokter curiga ada infeksi parasit di otaknya, tapi tak segera mengambil keputusan untuk membuka tempurung otak. Pengobatan konservatif dilakukan.

Namun, kondisi pasien tak juga membaik. Maka, Xiao Wei dirujuk ke rumah sakit otak Guangdong 999 yang lebih canggih.

Ahli bedah saraf Ren Luming memerintahkan pemindaian lebih lanjut, dan ditemukan terjadi infeksi parasit serius. “Tes yang dilakukan pada darah Xiao Wei dan cairan serebrospinal mengonfirmasi diagnosis taeniasis. Taeniasis adalah infeksi pada genus cacing pita Taenia, yang menyerang ternak seperti babi dan sapi, serta manusia,” kata Dokter Ren.

Xiao Wei mengungkapkan kepada Dokter Ren, ia mengonsumsi empedu ular dari tabib pengobatan Tiongkok tradisional, untuk tujuan menghilangkan racun dari tubuh serta menambah vitalitas.

“Meskipun tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung kepercayaan itu, banyak yang menelan empedu ular dalam anggur atau dengan nasi sebagai suplemen,” kata petugas medis itu.

Dokter Ren mengatakan larva cacing pita kemungkinan ada di empedu ular ketika Xiao Wei memakannya.

Akhirnya dokter mengambil cacing pita itu dari otak kiri Xiao Wei, dan panjangnya 30 sentimeter atau 12 inci. Cacing itu menggeliat ketika ditarik keluar.

Xiao Wei akan terus dipantau oleh rumah sakit untuk mengetahui efek jangka panjang dari infeksi.

Sumber: mirror.co.uk
Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...