Selasa, 11 Agustus 2020 13:55

Teror Pelemparan Batu di Jalan Taman-Krian Sidoarjo Masih Hantui Para Pengendara

Rabu, 09 Oktober 2019 19:03 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Teror Pelemparan Batu di Jalan Taman-Krian Sidoarjo Masih Hantui Para Pengendara
Ilustrasi

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Teror pelemparan batu di kawasan Jalan Taman-Krian kembali marak terjadi. Para pengendara yang melintas jalur blackspot Kota Delta itu tentu harus semakin waspada. Entah apa motif dari pelaku yang sengaja melempar batu dengan ngawur. Puluhan kaca depan mobil pecah, namun belum ada satu pun pelaku yang tertangkap.

Dalam seminggu terakhir, terdapat puluhan korban akibat aksi pelempar jalanan itu. Meskipun tidak ada korban jiwa. Kerugian yang dialami tentu mencapai jutaan rupiah. Untuk ongkos memperbaiki kaca pecah atau bodi yang rusak.

Salah satu korbannya yaitu Andi Muhammad, saat melintas dikawasan jalan Raya Gilang Taman kemarin (9/10). "Mau ke Mojokerto, masih pagi sekitar pukul 05.00," jelasnya.

Lalu, dia dikejutkan dengan benda keras yang tiba-tiba menancap di kaca mobilnya sebelah kiri. "Krak, bunyi keras sekali. Saya sempat berpikir nabrak orang," jelasnya.

Dia pun menepikan kendarannya di sisi kiri jalan. Pria 34 tahun itu beranggapan, pelempar misterius itu mengendarai sepeda motor. "Pecah setelah salipan dengan motor, saat itu jalanan terbilang sepi. Tengok kanan kiri gak ada orang," paparnya.

Sehari sebelumnya, hal serupa juga terjadi pada Indra Setiawan. Lokasinya hampir sama, menjelang jembatan layang Trosobo. "Sekitar jam 20.00, bodi samping kiri penyok dilempar batu, sama pejalan kaki," jelasnya.

Dari bekas penyokan, kira-kira ukuran batu sebesar bola tenis. Dia sempat melihat pelaku sejumlah tiga yang lari ke arah gang. "Gak berani berhenti, khawatir dirampok.Tapi lihat sepintas kira-kira masih usia remaja," paparnya.

Maraknya peristiwa tersebut dibenarkan Kanit Lantas Polsek Taman Ipda Gee Budayasa. "Dapat aduan, tapi belum ada laporan dari korban secara resmi," paparnya. Namun, lanjut Gede, pihaknya kerap melakukan patroli rutin di sepanjang kawasan tersebut. "Akan kami tingkatkan dengan skala besar, untuk antisipasi dn menangkap pelaku," paparnya.

Perwira dengan satu balok di pundak menjelaskan bahwa pihaknya pernah mengamankan pelaku pelemparan pada September lalu. Rupanya, orang tersebut mengalami gangguan jiwa. "Dipastikan pelakunya berbeda. Sebab, saat ini pelaku yang lama masih menjalani perawatan di RSJ Lawang," terangnya.

Terpisah, maraknya peristiwa kejahatan jalanan itu juga mendapat respon dari Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho. "Kita sudah tingkatkan patroli baik Polsek maupum Polres jajaran," tegasnya. 

Upaya tersebut untuk mempersempit ruang gerak pelaku, khususnya kasus 3c (curat, curas dan curanmor). Termasuk peristiwa pelemparan batu kepada para pengendara.

Selain itu, pihaknya berharap peran serta masyarakat untuk menjaga kondisi lingkungan sekitar. Dengan aktif melakukan siskamling maupun kegiatan keamanan lainnya. "Laporkan saja segala peristiwa yang dialami, termasuk temuan maupun hal mencurigakan lainnya," pungkasnya. (cat/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...